kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Wage, 27 April 2006

 Bali


Camat Disarankan Tunda Pencairan SLT

Singaraja (Bali Post) -
Puluhan warga Desa Patemon, Seririt mendatangi kantor Camat Seririt, Rabu (26/4) pagi kemarin. Mereka didampingi Kepala Desa Gusti Bagus Suartha. Perwakilan warga dari 12 dusun di Desa Patemon itu mempertanyakan tentang pemberian subsidi langsung tunai (SLT) yang dinilai tidak adil. Rencananya untuk wilayah Kecamatan Seririt, pencairan SLT akan dilakukan Kamis (27/4) ini. Untuk menghindari terjadinya masalah, Kades Suartha meminta pencairan dana SLT di desanya ditunda. "Kami mohon pihak kecamatan berkoordinasi dengan kantor pos untuk menunda pencairan SLT," ucapnya.

Pada pertemuan itu, warga diterima Sekcam Seririt Made Mester karena Camat IGN Wiarsana tidak ada di tempat. Di halaman kantor Camat Seririt itu warga mempertanyakan tentang pembagian SLT yang tidak sesuai dengan data susulan yang pernah disampaikan ke pusat. Suartha mengatakan warga ingin mencari kejelasan tentang pembagian SLT karena selama ini petugas desa yang sering kena getah dari persoalan itu. "Kami tidak ingin petugas desa dianggap merekayasa pemberian SLT itu sehingga memicu ketidakpuasan warga," terangnya.

Menurut Kadus Jeroan, I Gusti Ngurah Sudryantha, pemberian SLT itu meresahkan masyarakat karena pembagiannya tidak proporsional. Salah satu dusun bisa memperoleh SLT cukup banyak padahal kondisi sosial ekonomi masyarakatnya cukup baik. Sedangkan di dusun lain banyak warga miskin justru tidak mendapat SLT. Disebutkan, data susulan warga miskin penerima SLT di Desa Patemon 564 orang, tapi data yang keluar 267 orang. Warga juga mengeluhkan bahwa pendataan susulan itu tidak akurat karena petugas tidak mendata langsung ke lapangan. Petugas hanya mencatat data susulan itu dari belakang meja.

Menanggapi hal itu, Mester menjelaskan bahwa pihaknya tidak berwenang menentukan penerima SLT karena setelah data warga dilaporkan ke BPS, keputusannya turun dari pusat. Sementara Sekkab Buleleng Ir. Ketut Ardha berpendapat pemberian SLT jangan malah menimbulkan persoalan baru. "Pemberian SLT itu membuat masyarakat menjadi tidak mandiri. Lebih baik dana itu dialihkan untuk membuat program lain yang lebih bermanfaat," ujarnya. (ari)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)