kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Wage, 27 April 2006

 Bali


Ketut Budi si Tengkorak Hidup ...

Terlambat Ditangani, Bupati Semprot Bawahan
 

Amlapura (Bali Post) -
I Ketut Budi (17) dan Ni Nengah Bonyok (35) keduanya warga Desa Pidpid, Abang, Karangasem diduga mengalami infeksi saraf dan kekurangan gizi sejak lama. Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr. IA Suci Astiti, M.Kes. menyampaikan Rabu (26/4) kemarin di Pidpid, kedua warga itu menderita gangguan saraf yang diakibatkan kekurangan gizi dalam jangka waktu lama. 

Bupati Karangasem I Wayan Geredeg mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami kedua keluarga miskin itu. Karena terlambat diketahui sehingga penanganannya juga sulit. Bupati pun menyemprot aparat di bawah. Bupati minta petugas di bawah lebih peka terhadap kondisi sosial masyarakat sehingga ke depan tak terjadi lagi keterlambatan penanganan penderita.

Suci menyampaikan karena keadaannya sudah berat diperlukan fisioterapi secara intensif. Dia mengatakan penyakit kedua penderita masih bisa ditangani. Namun, kemungkinan untuk bisa normal sangat kecil, karena keadaannya sudah kronis akibat menderita penyakit yang lama.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemuda miskin I Ketut Budi (15) menderita penyakit kekurangan gizi, sehingga badannya kurus kering sampai tetangganya menyebut seperti tengkorak hidup. Sementara ayahnya I Wayan Tebel (50) juga lumpuh karena dua tahun lalu terjatuh dari pohon kelapa saat memetik kelapa. Keluarga ini tak mendapatkan SLT BBM, padahal tergolong miskin dan rumahnya sekitar 50 m di depan kantor Perbekel Pidpid. Selain Budi dan ayahnya Tebel, Ni Nengah Bonyok (35) kondisinya mengenaskan karena diduga menderita infeksi saraf kronis.

Bupati Geredeg pada kesempatan itu juga minta petugas kesehatan lebih sering turun ke lapangan, sehingga tak terulang lagi kasus keterlambatan menyampaikan laporan dan menangani penderita dari kalangan masyarakat miskin.

Bupati juga minta pihak PDAM Karangasem ikut memberi perhatian menyangkut pengadaan sarana air bersih ke rumah penderita.

Bupati Geredeg menyerahkan bantuan bernilai Rp 10 juta kepada keluarga Ketut Budi dan Bonyok. Bantuan Bupati selain dalam bentuk uang tunai masing-masing Rp 1,5 juta, juga kursi roda, walker, satu unit kamar mandi, serta penampung air dari yayasan Yakkum. Wakil Ketua PKK Karangasem Nyonya IGA Tirta juga menyerahkan bantuan. (013)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)