Temuan Itik Tertular Flu Burung ...
Peternak di Tabanan Resah
Tabanan (Bali Post) -
Adanya temuan ratusan itik di Gianyar positif terjangkit
flu burung membuat peternak resah. Dikhawatirkan itik
yang dikirim secara ilegal dari Srono, Banyuwangi itu
akan berpengaruh terhadap kasus serupa di berbagai
tempat di Tabanan.
Kepala Dinas Peternakan Tabanan I Gusti Putu Suandi Rabu
(26/4) kemarin, menyatakan pihaknya terus melakukan
vaksinasi dengan menyasar ternak unggas milik masyarakat.
Di antaranya ayam kampung, itik, serta unggas lainnya.
Saat ini, menurut Suandi, tidak ada temuan atau laporan
dari masyarakat terkait adanya ternak yang dicurigai
terjangkit flu burung. Ia mengaku telah menerjunkan
petugas ke lapangan untuk meneliti kasus tersebut. Namun,
pihaknya mengaku terus melakukan upaya antisipasi agar
Tabanan tidak terserang kembali oleh virus ganas
tersebut. Sementara beberapa peternak mengaku khawatir
dengan adanya ternak ilegal yang terjangkit virus flu
burung masuk ke Bali. Kekhawatiran ini cukup beralasan
sebab peternak pernah merasakan bagaimana keganasan
virus tersebut menyerang berbagai sentra peternakan di
Tabanan.
Masuknya ternak yang positif terjangkit flu burung juga
disayangkan Suandi. Semestinya hal tersebut tidak perlu
terjadi seandainya pengawasan di pintu masuk Bali di
Gilimanuk diperketat. Dia juga berharap agar petugas di
pelabuhan lebih ketat melakukan pengecekan terhadap
setiap hewan ternak yang dikirim dan menghentikan bila
ditemukan ada ternak yang terindikasi mengidap flu
burung. Diharapkan, pengusaha cukup mencari ternak dari
lokal Bali untuk menghindari hal-hal yang tidak
diinginkan. (upi)