Antisipasi Penularan Flu Burung ...
Dibentuk Posko Kewaspasdaan
Gianyar (Bali Post) -
Buntut 392 ekor itik yang ditemukan terkena flu burung,
Dinas Kesehatan Gianyar membentuk posko kewaspadaan
mengantisipasi penularannya ke masyarakat. Demikian
dikatakan Kabid P2P Diskes Gianyar, dr. IGN Putra
Suastika, Rabu (26/4) kemarin.
Terkait dengan itu, pihaknya telah mempersiapkan
masing-masing satu tenaga paramedis, dokter, sopir
ambulans beserta mobilnya guna mengantisipasi adanya
masyarakat yang terinfeksi flu burung. ''Kami pergunakan
wantilan tempekan Gubad sebagai posko guna
mengantisipasi masyarakat tertular kasus flu burung,''
ujarnya.
Suastika mengatakan pengawasan dilakukan selama 10 hari,
dengan radius pengawasan sepanjang 100 meter dari lokasi.
Selain pengawasan yang bersifat aktif, dilakukan pula
pengawasan yang bersifat pasif dengan memberikan
penyuluhan terhadap masayarakat.
Sejak ditemukan flu burung pada itik pasokan Jawa ini,
sama sekali tidak ditemukan penyebaran flu burung
terhadap manusia. ''Sewaktu pemusnahan (25/4), kami
langsung memperhatikan pihak keluarga yang tinggal di
rumahnya. Namun, pemeriksaan nihil, jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Blahbatuh AKP Dewa Gede Raka
seizin Kapolres Gianyar AKBP Drs. I Gde Alit Widana, S.H.,
M.Si. saat dihubungi di tempat terpisah mengatakan
tersangka Suhaeli (pemasok), Rachmat Santoso (kurir),
dan Hari Wijarnako (sopir truk) dikenakan hukuman wajib
lapor guna menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
(dar)