Siap
Melayani 24 Jam
''SAYA
siap
beri pelayanan 24
jam.
Pagi,
siang,
dan malam
juga
oke,'' begitu
jawaban
tegas yang diberikan
Ipda Veronica
saat
ditanya tugas
rutin
sebagai Ka.
SPK Poltabes
Denpasar.
Senyum
manis
tampak
selalu mengembang
di
bibirnya saat
menerima
pengaduan
masyarakat.
Soal
pelayanan 24 jam,
tentu
jangan diartikan
ke
hal-hal lain di
luar
tugas-tugas polisi.
Veronica tak
jarang
hanya sempat
cuci
muka di
kos,
sebelum
berangkat lagi
ke
tempat kerja.
Maklum,
rakyat yang
mengadu
ke
kantor SPK (sentra
pelayanan
kepolisian)
datang
silih berganti.
Berangkat
kerja
pukul 08.00 dan
pulang
pukul 16.00, ke
kantor
lagi
pukul 20.00 sampai
pagi,
adalah rutinitas
keseharian
gadis
kelahiran
Palembang
itu.
Tiap
kali ada
kasus
di lapangan, Veronica
kerap
nongol di TKP.
''Tanggung
jawab
dan kepercayaan
pimpinan,
tentu
harus dibalas
dengan
kerja keras,''
ucapnya.
Lulus Akpol (Taruni)
tahun 2005,
putri
kedua pasangan
Hj.
Baiti Asni - H.
Ciknung AS
itu
langsung ditempatkan
di Bali.
Sejak 12
Januari 2006, Veronica
dipercaya
menempati
posisi Ka.
SPK Poltabes
Denpasar.
Apa
saja
pengalamannya saat
menjadi
siswi Taruni?
Veronica sempat
mengikuti
Latsitarda
di Aceh
pada
Januari-Februari 2005.
Lulusan
Akpol Taruni yang
pertama
di Indonesia itu
mengaku enjoy
dinas
di
Pulau Dewata.
Saat
tes
Akpol, dia
harus
bersaing dengan 1.005
pelamar.
Tercatat
251 peserta yang lulus,
dan
hanya 31 orang
berhak
mengikuti pendidikan
Taruni.
Apakah
nanti
ingin dapat
jodoh
pemuda
Bali?
''Boleh
saja,''
jawabnya diplomatis.
(jep)