kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Wage, 27 April 2006

 Bali


Siap Melayani 24 Jam 

''SAYA siap beri pelayanan 24 jam. Pagi, siang, dan malam juga oke,'' begitu jawaban tegas yang diberikan Ipda Veronica saat ditanya tugas rutin sebagai Ka. SPK Poltabes Denpasar.

Senyum manis tampak selalu mengembang di bibirnya saat menerima pengaduan masyarakat. Soal pelayanan 24 jam, tentu jangan diartikan ke hal-hal lain di luar tugas-tugas polisi.  Veronica tak jarang hanya sempat cuci muka di kos, sebelum berangkat lagi ke tempat kerja.

Maklum, rakyat yang mengadu ke kantor SPK (sentra pelayanan kepolisian) datang silih berganti. Berangkat kerja pukul 08.00 dan pulang pukul 16.00, ke kantor lagi pukul 20.00 sampai pagi, adalah rutinitas keseharian gadis kelahiran Palembang itu. Tiap kali ada kasus di lapangan, Veronica kerap nongol di TKP. ''Tanggung jawab dan kepercayaan pimpinan, tentu harus dibalas dengan kerja keras,'' ucapnya.

Lulus Akpol (Taruni) tahun 2005, putri kedua pasangan Hj. Baiti Asni - H. Ciknung AS itu langsung ditempatkan di Bali. Sejak 12 Januari 2006, Veronica dipercaya menempati posisi Ka. SPK Poltabes Denpasar.

Apa saja pengalamannya saat menjadi siswi Taruni? Veronica sempat mengikuti Latsitarda di Aceh pada Januari-Februari 2005. Lulusan Akpol Taruni yang pertama di Indonesia itu mengaku enjoy dinas di Pulau Dewata. Saat tes Akpol, dia harus bersaing dengan 1.005 pelamar. Tercatat 251 peserta yang lulus, dan hanya 31 orang berhak mengikuti pendidikan Taruni. Apakah nanti ingin dapat jodoh pemuda Bali? ''Boleh saja,'' jawabnya diplomatis. (jep)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)