kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Wage, 27 April 2006

 Bali


Payudara
Diremas, Lapor Polisi

Denpasar (Bali Post) -
Pelecehan
seksual terhadap kaum perempuan kembali terjadi di wilayah hukum Mapolsek Densel. Made Kas (20), karyawan sebuah yayasan di Sanur melaporkan tindakan pelecehan seksual terhadapnya ke Mapolsek setempat.

Dia mengaku nyaris diperkosa Kadek Darma (26) di ruangan kantor sebuah sekolah tinggi di Renon, Rabu (26/4) kemarin. Beruntung, korban melakukan perlawanan sehingga dapat meloloskan diri dari cengkraman pelaku.

Informasi yang diperoleh di Mapolsek kemarin menyebutkan kejadian ini berlangsung sekitar pukul 06.00 wita. Ketika itu, korban yang bekerja sebagai cleaning service di yayasan tersebut, sedang mengepel ruangan kantor sekolah tersebut. ''Seperti biasa setiap pagi hari, saya selalu mengepel semua ruangan yang ada di sana,'' kata Kas.

Pagi itu, tiba-tiba datang pelaku dari belakang dan langsung merangkul korban. Seketika korban kaget bukan main. Berhasil merangkul korban, pelaku mencium pipi kiri dan kanan serta mulut korban hingga beberapa kali. Tak puas mencium korban, tangan pelaku bergerak ke dada dan meremas-remas payudara korban. Mendapat perlakuan seperti itu, korban berusaha berontak dan melakukan perlawanan. ''Saya baru kenal dengan pelaku sekitar satu bulan lalu. Saya tidak ada hubungan asmara atau pacaran dengannya. Selama ini, hubungan saya dengan pelaku hanya sebatas teman,'' terangnya.

Dengan usahanya yang maksimal, akhirnya korban berhasil melepaskan cengkraman pelaku. Merasa kehormatan dan harga diri dilecehkan, korban melaporkan kasus ini ke Mapolsek Densel. Sementara Kapolsek Densel AKP Made Astawa melalui Kanit Reskrim Iptu Putu Sutama seizin Kapoltabes Denpasar kemarin membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya belum bisa melakukan penangkapan terhadap pelaku karena bukti-bukti yang lengkap belum ada. (jay)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)