kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Wage, 12 April 2006

 Ekonomi


Pinjaman Bank Dunia Angkat Rupiah

Jakarta (Bali Post) -
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank pada perdagangan, Selasa (11/4) kemarin, ditutup menguat lima poin ke level 8.985 dibanding penutupan Jumat (7/4) di posisi 8.990. Penguatan ini tidak terlepas dari komitment Bank Dunia memberikan pinjaman 900 juta dolar AS.

Kondisi makro ekonomi dan politik di dalam negeri yang cenderung membaik menimbulkan optimisme pemodal asing untuk melakukan investasinya di Indonesia. Pada sesi pagi, mata uang lokal itu sempat menguat ke level 8.965 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 8.960/8.970 per dolar AS, atau menguat 25 poin jika dibandingkan posisi penutupan Jumat lalu.

Di lantai bursa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ), ditutup melemah tipis 3,171 poin (0,233 persen) ke level 1.360,127 akibat aksi ambil untung (profit taking) terhadap beberapa saham papan atas. Indeks LQ45 juga ditutup melemah 0,577 poin (0,191 persen) ke level 302,056. Sedangkan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,830 poin (0,350 persen) ke posisi 237,966.

Penguatan nilai rukar rupiah ke level 8.975/8.990 per dolar AS dan dipertahankannya BI Rate di level 12,75 persen masih menjadi sentimen positif pasar sehingga IHSG bergerak di kisaran sempit. Selama sepekan lalu, harga saham sektor keuangan seperti multifinance, perbankan dan properti menguat menyusul rencana Bank Indonesia (BI) menurunkan BI Rate pada kuartal kedua 2006.

Investor asing membeli saham sebanyak 389,987 juta unit senilai Rp 801,494 milyar. Sedangkan transaksi jual sebanyak 455,328 juta lembar saham senilai Rp687,568 milyar sehingga terjadi pembelian bersih Rp 113,926 milyar, atau turun dibandingkan Jumat (7/4) pekan lalu sebesar Rp 140,131 milyar.

Sementara total volume perdagangan mencapai 1,330 milyar saham senilai Rp 1,597 trilyun dengan frekuensi perdagangan 15.005 kali. Terdapat 191 jenis saham yang aktif diperdagangkan dengan rincian hanya 41 saham naik, 60 saham tetap (stagnan) dan 90 saham melemah. (kmb2)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)