DPRD Mengaku
Sidak Geothermal
Tabanan
(Bali Post) -
Beberapa
anggota DPRD
Tabanan
melakukan sidak
secara
diam-diam ke
lokasi
pembangunan proyek
geothermal Bedugul
Selasa (11/4)
kemarin.
Ketua
Komisi C, I Made Joni
Dharmawan,
siang
kemarin mengaku
sedang
menuju lokasi
megaproyek
tersebut
untuk
sidak.
Sepintas
per telepon
ia
menyatakan
sedang
dalam perjalanan
ke
lokasi tersebut
bersama
beberapa anggota
Komisi A,
guna
melihat langsung
aktivitas
apa yang
terjadi
pascakeputusan melanjutkan
kembali
proyek panas
bumi
oleh Menteri ESDM
Purnomo
Yusgiantoro.
Akan
tetapi,
hingga sore hari
tidak
diperoleh informasi
seputar
hasil sidak
tersebut.
Bahkan,
para
anggota DPRD yang melakukan
sidak
terkesan menghindar
dari
kejaran wartawan.
Ada
rumor yang berkembang
bahwa
mereka sesungguhnya
tidak
melakukan sidak
melainkan
sekadar
berkunjung ke
wilayah
Bedugul.
Wakil
Ketua DPRD
Tabanan I
Ketut
Suryadi ketika
dimintai
konfirmasi
menyatakan
telah
mengeluarkan perintah
untuk
melakukan sidak
ke
lokasi yang terus
menjadi pro
dan
kontra tersebut.
Tetapi
ia
tidak
dapat memberikan
informasi
seputar
hasil sidak yang
telah
dilakukan oleh
Komisi C
dan A
tersebut. Di
sisi
lain, kabarnya
ada
beberapa desa
di
Kecamatan Baturiti
yang justru
setuju
dengan dilanjutkannya
proyek
tersebut.
Bahkan,
mereka
berani secara
terang-terangan
menyatakan
dukungan
terhadap
proyek
tersebut.
Camat
Baturiti Drs.
Komang Alit
Suambara
membenarkan
sebagian
warga
Baturiti menerima
keberadaan
proyek
tersebut.
Menurut
Alit alasan
warga
menerima keberadaan
proyek
tersebut karena
telah
diajak melakukan
studi banding
ke
Kemojang guna
melihat
langsung keberadaan
proyek geothermal.
Katanya,
proyek
tersebut tidak
membahayakan
lingkungan.
Bahkan,
ia
mengaku
diundang oleh
pihak BEL
Rabu (12/4)
ini
untuk mengikuti
upacara
matur piuning
mulai
beroperasinya BEL. ''Saya
sudah
berkoordinasi dengan
Bapak
Bupati perihal
undangan
itu,''
terangnya sambil
berkata
pihaknya
akan
hadir
guna menyaksikan
dan
memantau. (upi)