kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Pon, 1 April 2006

 Mimbar Kristen


Falsafah Pasukris

DI kalangan Gereja Katolik bertaburan berbagai komunitas, seperti Legio Maria, Persekutuan Doa Karismatik, Marriage Encounter, Komunitas Tritunggal Mahakudus, dan masih banyak lagi. Biarlah kali ini komunitas pasukris mendapat giliran untuk tampil di mimbar.

Sesuai dengan visinya, Pasukris atau pasangan untuk Kristus (Couples for Christ) adalah keluarga-keluarga dalam Roh Kudus yang memperbarui muka bumi (Families in the Holy Spirit Renewing the Face of the Earth) Sedangkan misinya adalah: Membarui, menguatkan dan mendukung keluarga-keluarga Kristen dalam: membangun Gereja rumah tangga, dalam membangun Gereja untuk masa yang akan datang dan dalam membangun Gereja untuk orang miskin.

Adapun keyakinan dan cita-cita Pasukris sebagai gerakan yang beranjak dari sikap, nilai-nilai dan tingkah laku Kristen; demikian juga program-programnya, pengajaran-pengajarannya dan pendekatannya menuju pembaruan Kristen dalam konteks hubungan keluarga.

Pasukris percaya bahwa perkawinan adalah lembaga yang tak terceraikan seperti yang diajarkan oleh Tuhan Yesus dalam Mat 19:6 (Itu sebabnya apa yang sudah disatukan oleh Allah tidak boleh diceraikan oleh manusia.) Bahwa Allah menciptakan perkawinan terutama sebagai wadah untuk mencinta antara pria dan wanita, dan untuk sarana penciptaan manusia baru serta mengasuh dan mendidik anak-anak.

 Pasukris percaya bahwa Allah menciptakan wanita dan pria dengan nilai-nilai pribadi dan martabat yang sama. Bahwa Allah juga mengesahkan suatu jenjang di dalam keluarga dengan memberi peran pria sebagai kepala keluarga dan wanita sebagai penolong dan pendukung (diharapkan tercermin dengan baik dengan saling melengkapi).

 

Pasukris percaya bahwa tanggung jawab para orangtua untuk memberikan pendidikan kepada anak-anaknya merupakan kedudukan yang tak dapat digantikan. Bahwa anak-anak memerlukan untuk dididik di dalam esensi manusia dan nilai-nilai kekristenan supaya mereka bertanggung jawab dan dewasa sebagai anggota masyarakat.

 

Pasukris percaya bahwa dalam melaksanakan pesan Injil keluarga bekerja sama dalam hidup dan misi Gereja melalui doa-doa, evangelisasi dan pelayanan kepada sesama. Pasukris mendukung dan mempertahankan peraturan-peraturan untuk keluarga seperti yang telah diwartakan dalam Ensiklik & Familiaris Consortio.

Pasukris juga percaya bahwa pembaruan keluarga Kristen dapat mencapai tujuan dengan lebih baik dengan mengundang Yesus untuk menjadi Tuhan di rumah-rumah. Kita dan mempersilakan kuasa Roh Kudus memimpin keluarga-keluarga kita, dan keluarga-keluarga kita mau  memakai semua anugerah kharismatik yang disediakan selama masa penantian kita di dunia ini.

 

Per Januari 2006 komunitas Pasukris dunia sudah berada di 130 negara, tetapi anggotanya baru satu setengah juta orang. Memang, Sejak 1990 Pasukris sudah berada di Indonesia,  tetapi jumlah anggotanya baru mencapai 6.643 orang.; di Keuskupan Denpasar baru 205 orang.

 Kuantitas tidak pernah menjadi kebanggaan umat Kristen.

                                                                                         

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)