Sesloki Arak Berbuntut Pengeroyokan
Amlapura (Bali Post) -
Perkelahian terjadi saat malam usai pengerupukan di
sudut Lapangan Yowana Wijaya, Amlapura Rabu (29/3)
sekitar pukul 23.30 wita. I Wayan Edy Saputra Alias Gede
Konat (37) mengaku dikeroyok tiga orang pemuda yang
diduga mabuk.
Edy mengakui hal itu saat diperiksa di Mapolsektif
Karangasem, Jumat (31/3) kemarin. Dia sempat baku hantam
dengan Komang Suardi (28). Menurut Edy, malam itu dia
sedang duduk di sudut Lapangan Yowana Wijaya dengan
pacarnya. Tiba-tiba datang sebuah mobil dari selatan dan
seorang saksi memanggilnya. Saksi memberikan Edy satu
sloki arak.
Namun kata Edy, tiba-tiba Komang Suardi yang menyetir
mobil mengangkat kerah bajunya dengan mengatakan, ''Mau
apa Kamu?'' Mengaku dalam situasi tak enak, Edy memukul
Komang dengan sloki minuman ke arah muka. Kening Komang
Suardi pun luka dan mengucurkan darah segar. Saat itu
terjadilah perkelahian, saling pukul antara Edy dan
Komang.
Berikutnya, Edy mengatakan beberapa orang dari dalam
mobil mengeroyoknya. Edy mengaku sempat berlari ke utara
dan selatan guna menyelamatkan diri. Namun, pelaku
pengeroyokan yang diingatnya berjumlah tiga orang selalu
berhasil mencegatnya. Dia sempat dipaksa masuk ke dalam
mobil pelaku, namun Edy mengaku melawan sehingga luput
dari penganiayaan lebih lanjut.
Edy mengaku pada sejumlah bagian tubuhnya masih merasa
sakit bekas dipukul. Selain itu, sepeda motornya juga
ringsek. Sementara, Komang Suardi asal Desa Pidpid Kaler,
Abang yang menderita luka terkena pukulan sloki arak
dilarikan ke IRD RSUD Karangasem. Dia menerima sejumlah
jahitan di keningnya. (013)