Beckenbauer Kecam Klinsmann
Dusseldorf -
Presiden Bayern Munich sekaligus presiden pelaksana
Piala Dunia 2006, Franz Beckenbauer mengecam pelatih
nasional Juergen Klinsmann. Dia menganggap Klinsmann
tidak berani mempertanggungjawabkan tindakannya di
Jerman.
Bahkan kini dia malah berada di California mengurusi
bisnisnya. Padahal warga Jerman termasuk parlemen
mengkhawatirkan penampilan timnas di Piala Dunia
mendatang menyusul kekalahan 1-4 dari Italia pertengahan
pekan lalu.
Kejengkelan Beckenbauer menjadi-jadi setelah pihaknya
selaku panitia penyelenggara melangsungkan kegiatan
workshop bagi pelatih timnas peserta Piala Dunia.
Ironinya, Klinsmann malah tidak hadir. Sedangkan pelatih
lain seperti Sven-Goran Eriksson (Inggris) dan Carlos
Alberto Parreira (Brazil) hadir pada kesempatan tersebut.
"Seharusnya
Klinsmann berada di sini. Ini adalah pertemuan yang
semestinya dia hadir dan melakukan diskusi dengan
pelatih lain. Saya tahu, dia ke Amerika untuk melihat
keluarganya. Tetapi seharusnya saat ini dia lebih banyak
menghabiskan waktu di Jerman menjelang Piala Dunia,"
kecam Beckenbauer, Senin (6/3) kemarin.
Beckenbauer pun mengatakan dia sudah lelah menasehati
mantan asuhannya itu. Menurutnya dia telah berkali-kali
berbicara dengan Klinsmann namun tidak membuahkan hasil.
Klinsmann yang anggota skuad tim Panser saat meraih
Piala Dunia 1990 mendapat banyak kritikan sejak diangkat
jadi pelatih. Asosiasi Sepak bola Jerman (DFB) dituding
gegabah mengingat Klinsmann lebih banyak
menghabiskan waktu di California dibandingkan Jerman.
Kekalahan atas Italia pekan lalu semakin membuat
suporter tuan rumah tidak percaya diri. Mereka tidak
yakin tim kesayangannya bisa tampil bagus. "Menyusul
kekalahan dari Italia maka sudah sepantasnya dia
membenahi tim kami. Seharusnya dia bisa menerima
kritikan dari orang lain," ujar Beckenbauer.
Meski didera masalah dan kritikan atas penampilan mereka
di beberapa partai uji coba, Beckenbauer tetap percaya
dengan tim Jerman. Setidaknya keuntungan moral sebagai
tuan rumah bisa meningkatkan penampilan mereka di
turnamen mendatang. "Secara teknis memang ada tim lain
yang lebih bagus. Kami dalam posisi siap berkompetisi di
kandang sendiri. Ini kesempatan bagi kami untuk menang,"
katanya lebih lanjut. (rah/afp)