kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Pon, 7 Maret 2006

 Bali


Amblasnya Pasir Pantai Samiana ---

Diduga akibat Pergeseran Karang
 

Negara (Bali Post) -
Amblasnya pasir Pantai Samiana, Gilimanuk diduga akibat pergeseran karang. Selain posisi karang yang tidak stabil, arus laut juga ikut memicu amblasnya pasir. Hal ini diungkapkan Rahmat, seorang staf di BMG Balai Besar Wilayah III stasiun Klimatologi Negara, Senin (6/3) kemarin.

Karang tidak stabil sehingga bergeser. Pasir yang ada di atas karang pun ikut terbawa. ''Ini bisa terus berlanjut sampai seberapa kekuatan karang bertahan,'' jelas Rahmat.

Sekretaris Satlak PB Jembrana I Komang Sinatra menambahkan warga sekitar Pantai Samiana khawatir jika nanti tanah ikut tergerus. Pihaknya hanya bisa meminta warga untuk tetap waspada. Amblasnya pasir yang menimbulkan palung laut memang terus mengalami pelebaran. Dalam waktu dekat ini, Satlak akan berkoordinasi dengan instansi teknis seperti PU, BMG, dan PLTG.

Pasir Pantai Samiana amblas Kamis (2/3) lalu sekitar pukul 15.00 wita. Areal sekitar 2.500 m2 hilang karena amblas dalam waktu 30 menit. Dari pengamatan BMG dan hasil wawancara dengan masyarakat, saat kejadian arus laut sangat kencang. Hasil pantauan visual kedalaman lokasi amblas terlihat lebih dalam dari lokasi sekitarnya. Lokasi amblasnya pasir ini berada di saluran pipa PLTG Gilimanuk.

Ketut Reta, salah seorang saksi, menuturkan sebelum pasir di pantai amblas, dirinya sempat mancing bersama Budi dan Gatot. ''Kami mancing sekitar pukul 15.00 wita. Tiba-tiba air laut berputar. Sedikit demi sedikit, pasir amblas dan jebol. Peristiwanya pelan. Selain kami, beberapa pemulung di tepi pantai juga melihat kejadian ini. Awalnya kami tidak takut. Tapi lama-kelamaan, takut juga,'' ujar Reta.

Kedalaman palung laut baru ini diperkirakan mencapai 50 meter. Walaupun tidak ada gelombang, namun pasir terus tergerus sedikit demi sedikit. Air juga terlihat berbuih dan banyak sampah tergenang. Petugas kepolisian dari KP3 Gilimanuk juga memasang police line di tepi pantai. Polair Gilimanuk pun ikut berpatroli di sekitar lokasi tersebut. (kmb19)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)