kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Kliwon, 4 Maret 2006

 Olahraga


BMW-Sauber Tak Harapkan Muluk- Muluk

London -
Nada pesimis tiba-tiba dihembuskan tim Formula 1 BMW-Sauber. Menghadapi Grand Prix pembuka di sirkuit Bahrain beberapa hari lagi, tim BMW mengingatkan pembalapnya untuk tidak berharap yang muluk-muluk.

Ketua tim BMW Mario Theissen menjelaskan mobil F1.06  diharapkan mencapai hasil yang lebih baik dibandingkan mobil Sauber musim lalu. Namun target itu bukan berarti kejutan besar bagi tim pada musim ini.

"Setelah program winter test, pembalap kami memuji penampilan mobil ini," kata Theissen mengomentari persiapan timnya menjelang GP Bahrain 12  Maret mendatang.

"Tim rekayasa juga menyatakan keyakinannya tentang loncatan besar telah dilakukan bila dibandingkan dnegan musim lalu. Bisa kita katakan, dalam level pengembangan ini, semuanya kelihatan bagus," lanjutnya.

"Pencapaian kita sekarang ini seperti dalam lomba yang tidak kita ketahui. Kita tak akan mengharap kejutan apapun. Yang kita inginkan adalah mewujudkan semua kemungkinan dan maju selangkah demi selangkah," kata Thiessen.

Pembalap BMW-Sauder adalah Nick Heidfeld asal Jerman dan Jacques Villeneuve dari Kanada. Pembalap terakhir itu merupakan juara dunia 1997 saat masih membela tim Williams.

GP Bahrain mendatang merupakan balapan pertama bagi Heidfeld setelah GP Turki Agustus tahun lalu. Pembalap Jerman itu absen di 5 GP pada 2005 akibat kecelakaan saat latihan dan terjatuh sewaktu bersepeda.

"Saya cukup yakin," ujar pembalap kelahiran 10 Mei 1977 itu. "Saya sudah tidak sabar menunggu balapan pertama setelah jeda panjang ini. Saya juga ingin menyaksikan seperti apa lomba ini nantinya."

Apa yang diduga Thiessen seperti akan menjadi kenyataan. Karena dalam perkiraan Heidfeld, Renault dan Honda akan melaju lebih dulu disusul McLaren dan Ferrari. Selanjutnya rombongan mobil tersisa. "Kita mungkin salah satu diantara grup terakhir itu," ujar Heidfeld.(yud/rtr)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)