BMW-Sauber
Tak
Harapkan Muluk-
Muluk
London -
Nada pesimis
tiba-tiba
dihembuskan
tim
Formula 1 BMW-Sauber.
Menghadapi Grand Prix
pembuka
di sirkuit Bahrain
beberapa
hari
lagi,
tim BMW mengingatkan
pembalapnya
untuk
tidak berharap yang
muluk-muluk.
Ketua
tim BMW Mario
Theissen
menjelaskan
mobil
F1.06 diharapkan
mencapai
hasil yang
lebih
baik dibandingkan
mobil
Sauber musim
lalu.
Namun target itu
bukan
berarti kejutan
besar
bagi tim
pada
musim ini.
"Setelah
program winter test, pembalap
kami
memuji penampilan
mobil
ini," kata
Theissen
mengomentari
persiapan
timnya
menjelang GP Bahrain 12
Maret
mendatang.
"Tim rekayasa
juga
menyatakan keyakinannya
tentang
loncatan besar
telah
dilakukan bila
dibandingkan
dnegan
musim lalu.
Bisa
kita katakan,
dalam level
pengembangan
ini,
semuanya kelihatan
bagus,"
lanjutnya.
"Pencapaian
kita
sekarang ini
seperti
dalam lomba yang
tidak
kita ketahui.
Kita tak
akan
mengharap
kejutan
apapun.
Yang kita
inginkan
adalah
mewujudkan semua
kemungkinan
dan
maju selangkah
demi
selangkah," kata
Thiessen.
Pembalap
BMW-Sauder
adalah Nick
Heidfeld
asal
Jerman dan Jacques
Villeneuve
dari
Kanada.
Pembalap
terakhir
itu
merupakan juara
dunia 1997
saat
masih membela
tim
Williams.
GP Bahrain mendatang
merupakan
balapan
pertama bagi
Heidfeld
setelah GP
Turki
Agustus tahun
lalu.
Pembalap
Jerman
itu absen
di 5 GP
pada 2005 akibat
kecelakaan
saat
latihan dan
terjatuh
sewaktu
bersepeda.
"Saya
cukup
yakin," ujar
pembalap
kelahiran 10
Mei 1977
itu.
"Saya
sudah
tidak sabar
menunggu
balapan
pertama setelah
jeda
panjang ini.
Saya
juga
ingin menyaksikan
seperti
apa lomba
ini
nantinya."
Apa
yang diduga
Thiessen
seperti
akan menjadi
kenyataan.
Karena
dalam perkiraan
Heidfeld, Renault
dan Honda
akan
melaju
lebih dulu
disusul
McLaren dan Ferrari.
Selanjutnya
rombongan
mobil
tersisa. "Kita
mungkin salah
satu
diantara grup
terakhir
itu,"
ujar Heidfeld.(yud/rtr)