Tim Panser Remuk
Florence -
Sesuai prediksi sebelumnya, partai persahabatan antara
Italia dan Jerman tensinya sepanas laga sesungguhnya.
Bahkan, sempat terjadi ketegangan antardua pendukung
sebelum kick-off.
Bagi Jerman, hasil mengejutkan terjadi di Stadion
Artemio Franchi, Kamis (2/3) kemarin. Secara mengejutkan,
tuan rumah Italia meremukkan defence Jerman dengan
membobolnya empat kali. Masih untung tuan rumah Piala
Dunia 2006 itu dapat mencuri satu gol melalui Robert
Huth.
Kekalahan 1-4 dari Italia bukan pertanda baik bagi Tim
Panser. Tidak itu saja, tim arahan Juergen Klinsmann ini
hanya mampu melepas tendangan ke arah gawang tiga kali.
Kali ini pola penyerangan yang digelar Jerman tak dapat
berjalan dengan mulus. Pertahanan yang selama ini cukup
tangguh, tiba-tiba menjadi lembek akibat pergerakan para
penyerang Italia. Sementara bagi Italia, kemenangan
kemarin merupakan yang ke-22 di tempat sama. (Hasil
selengkapnya baca halaman 12).
Pihak kepolisian bekerja ekstrakeras meredam pertikaian
yang sempat terjadi antara kedua pendukung. Absennya
Francesco Totti karena patah engkel bukan masalah bagi
Marcello Lippi, kerena Alessandro Del Piero berhasil
menjadi pemeran pengganti terbaik.
Del Piero menjadi andil terciptanya gol pertama berkat
free kick cepat yang dia lakukan. Alberto Gilardino
kemudian berhasil membobol gawang Jens Lehmann.
Berikutnya giliran Gilardino yang memberi umpan matang
pada Luca Toni sekaligus memperbesar angka. Daniele De
Rossi mengubahnya menjadi 3-0 pada menit ke-39
memanfaatkan crossing Mauro Camoranesi. Del Piero
akhirnya melengkapi derita Jerman melalui golnya di
menit ke-56.
''Terus terang kami merasa down sekarang, tetapi lebih
baik hal ini terjadi sekarang daripada bulan Juni nanti.
Kami tetap tenang, masih ada 100 hari lagi untuk
memperbaiki segalanya,'' jelas Klinsmann.
Ironisnya, ketenangan sang pelatih tak sama dengan
perasaan Michael Ballack. ''Sama sekali tak bekerja.
Kami terlalu cepat tertinggal 2-0. Setelah itu Italia
dapat bermain sesuka hati,'' ketus Ballack.
(sun/afp)