Persita
Gagal Rebut
Poin
Penuh
Jakarta (Bali Post) -
Meski
tampil
di hadapan 25.000
pendukungnya,
Persita
Tangerang nyaris
menanggung
malu.
Tuan rumah
dipaksa
bermain imbang 2-2
(2-1) oleh
tim
tamu
Persijap Jepara
dalam
lanjutan Kompetisi
Divisi
Utama Liga
Djarum Indonesia (LDI) 2006
Wilayah I
di
Stadion Benteng,
Tangerang,
Banten,
Selasa (28/2) kemarin.
Dengan
demikian, target menuai
poin
penuh gagal
digapai
tim
asuhan
Jacksen F. Tiago
ini.
Dua
gol
Pendekar Cisadane
diborong
Fabrizio
Rogerio
masing-masing pada
menit ke-17
dan 27.
Sementara
gol
Persijap diciptakan
Evaldo Silva De
Asis
pada menit ke-15
dan
Lourival Lima Filho
pada
menit ke-83.
Jalannya
pertandingan
babak
pertama berlangsung
seru.
Kedua
tim
bermain
menyerang.
Persita
yang dikapteni
Isnan Ali
tertinggal 0-1
lebih
dulu lewat
tendangan
bebas
kapten Persijap,
Evaldo Silva,
pada
menit ke-15.
Dua
menit
kemudian Persita
berhasil
menyamakan
kedudukan
melalui
sundulan kepala
Fabrizio
lewat
umpan Bruno Zose
Zandonadi.
Selang
sepuluh
menit kemudian,
lagi-lagi
Fabrizio
menambah
kemenangan
Persita
menjadi 2-1.
Skor
ini
tidak berubah
hingga
turun minum.
Memasuki
babak
kedua, kedua
tim
kembali
tampil menyerang.
Beberapa
peluang
nyaris menambah
kemenangan
tuan
rumah
Persita. Striker
asal
Brazil, Fabrizio,
nyaris
mencetak hattrick
kalau
sundulan kepalanya
lewat
umpan bola atas
Supriyono
mampu
ditepis penjaga
gawang
Persijap, Budiman
Buswir.
Pola
bertahan
dan
sudah puas
dengan
hasil 2-1 memaksa
Persita
kecolongan.
Pemain
bernomor
punggung 10,
Lourival,
membungkam
ribuan
pendukung Tim Ungu
lewat
aksi kepalanya
meneruskan
umpan
silang Phaitoon
Thiabma.
Pelatih
Persita,
Jacksen
Tiago, menilai
hasil
seri yang didapat
merupakan
buah
kerja keras
para
pemain. "Tugas
saya
adalah bagaimana
mempertahankan
motivasi
anak-anak.
Hasil
seri
ini tetap
patut
kami syukuri,"
ujar
mantan pelatih
Persebaya Surabaya
ini.
Jacksen
tidak
menyangkal kecolongan
gol
pada 7 menit
menjelang
bubar
disebabkan kelengahan
para
pemainnya yang sudah
merasa
puas dengan
keunggulan 2-1.
Putut
Waringin
dan
kawan-kawan lebih
banyak
bertahan pada
babak
kedua.
"Yang jelas
konsentrasi
pemain
menurun dan
kelelahan,''
kilahnya.
Sementara
arsitek
Persijap, Rudy William
Keltjes, mengaku
kecewa
dengan hasil
akhir yang
diraih
pasukannya.
Ia
mempertanyakan
begitu
mudahnya gol-gol yang
terjadi
ke gawang
Persijap.
"Hasil
imbang
ini bukan yang
saya
harapkan.
Seharusnya
Persita
kalah," ujar
Keltjes.
(035)