kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Paing, 1 Maret 2006

 Olahraga


Persita
Gagal Rebut Poin Penuh 

Jakarta (Bali Post) -
Meski
tampil di hadapan 25.000 pendukungnya, Persita Tangerang nyaris menanggung malu. Tuan rumah dipaksa bermain imbang 2-2 (2-1) oleh tim tamu Persijap Jepara dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia (LDI) 2006 Wilayah I di Stadion Benteng, Tangerang, Banten, Selasa (28/2) kemarin. Dengan demikian, target menuai poin penuh gagal digapai tim asuhan Jacksen F. Tiago ini.

Dua gol Pendekar Cisadane diborong Fabrizio Rogerio masing-masing pada menit ke-17 dan 27. Sementara gol Persijap diciptakan Evaldo Silva De Asis pada menit ke-15 dan Lourival Lima Filho pada menit ke-83.

Jalannya pertandingan babak pertama berlangsung seru. Kedua tim bermain menyerang. Persita yang dikapteni Isnan Ali tertinggal 0-1 lebih dulu lewat tendangan bebas kapten Persijap, Evaldo Silva, pada menit ke-15. Dua menit kemudian Persita berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan kepala Fabrizio lewat umpan Bruno Zose Zandonadi. Selang sepuluh menit kemudian, lagi-lagi Fabrizio menambah kemenangan Persita menjadi 2-1. Skor ini tidak berubah hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, kedua tim kembali tampil menyerang. Beberapa peluang nyaris menambah kemenangan tuan rumah Persita. Striker asal Brazil, Fabrizio, nyaris mencetak hattrick kalau sundulan kepalanya lewat umpan bola atas Supriyono mampu ditepis penjaga gawang Persijap, Budiman Buswir.

Pola bertahan dan sudah puas dengan hasil 2-1 memaksa Persita kecolongan. Pemain bernomor punggung 10, Lourival, membungkam ribuan pendukung Tim Ungu lewat aksi kepalanya meneruskan umpan silang Phaitoon Thiabma.

Pelatih Persita, Jacksen Tiago, menilai hasil seri yang didapat merupakan buah kerja keras para pemain. "Tugas saya adalah bagaimana mempertahankan motivasi anak-anak. Hasil seri ini tetap patut kami syukuri," ujar mantan pelatih Persebaya Surabaya ini.

Jacksen tidak menyangkal kecolongan gol pada 7 menit menjelang bubar disebabkan kelengahan para pemainnya yang sudah merasa puas dengan keunggulan 2-1. Putut Waringin dan kawan-kawan lebih banyak bertahan pada babak kedua. "Yang jelas konsentrasi pemain menurun dan kelelahan,'' kilahnya.

Sementara arsitek Persijap, Rudy William Keltjes, mengaku kecewa dengan hasil akhir yang diraih pasukannya. Ia mempertanyakan begitu mudahnya gol-gol yang terjadi ke gawang Persijap. "Hasil imbang ini bukan yang saya harapkan. Seharusnya Persita kalah," ujar Keltjes. (035)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)