Terkait
Lembar
Jawaban Ganda ----
Telusuri
Biang
Keroknya
Semarapura
(Bali Post) -
Temuan
Pansus CPNSD DPRD
Klungkung
tentang
lembar jawaban
ganda
peserta tes,
tampaknya
membuat
Sekda Klungkung yang
juga
koordinator perekrutan
CPNSD Klungkung,
Gusti
Ngurah Rai
terusik.
Pejabat
asal
Blahkiuh, Badung
itu
menilai perlu
dilakukan
penelusuran
secara
serius untuk
mendapatkan
biang
kerok munculnya
permasalahan
dan
terungkap fakta yang
sebenarnya.
''Siapa
yang salah
dan
siapa yang benar,''
katanya
ketika dimintai
konfirmasi
Selasa (28/2)
kemarin.
Menurut
Sekda,
perbedaan keterangan
antara
pengawas dan
peserta CPNSD
saat
dimintai keterangan
oleh
pansus di DPRD
Klungkung
itu
perlu pengecekan
dengan
mengkonfrontasi kedua
pihak.
Karena
kedua
pihak sama-sama
ngotot
dengan pembenaran
masing-masing.
Di
hadapan
pansus, peserta CPNSD
bermasalah
mengakui
kalau
lembar jawaban
ganda
itu juga
akibat
kesalahan mereka.
Mengingat,
saat
tes mereka
melakukan
kesalahan
dan
meminta ganti
lembar
jawaban baru
pada
pengawas.
Kebetulan
saat
itu pengawas
memberikan
dan
saat pengembalian
peserta
mengaku mengumpulkan
keduanya
dengan
alasan permintaan
pengawas.
Sedangkan
pada
hari yang berbeda,
di
hadapan pansus,
pengawas
justru
mengaku tidak
pernah
memberikan lembar
jawaban
pengganti itu.
Berapa
jumlah
lembar jawaban yang
dibagikan
kepada
peserta, sebanyak
itu pula yang
dikumpulkan.
Dua
jawaban
itulah yang menyebabkan
persoalannya
misterius.
''Saya
sendiri
sulit mengomentari,''
tandasnya.
Namun,
menurut
Sekda, dari
pengakuan
kedua
pihak (pengawas
dan
peserta), pansus
seharusnya
sudah
bisa mengkaji.
Terutama
jika
dilihat dari
proses
pengawasan, diawali
dengan
pengucapan sumpah
yang notabene
berbahaya
jika
dilanggar.
Di
satu
sisi, peserta yang
seharusnya
merasa
dirugikan (jika
pengakuannya
di
hadapan pansus
benar-red),
seharusnya
bersikap
tegas.
Tetapi
justru
pasrah menerima
nasib.
Termasuk
apabila
hasil tesnya
tidak
diproses lebih
lanjut alias
gugur.
''Tetapi
saya
tidak mau
berkomentar
lebih
jauh.
Karena
secara
administrasi kewenangan
saya
sudah selesai,''
katanya.
Sementara
itu,
saat dihubungi
terpisah,
Ketua
Pansus, Ngakan
Kencana,
mengatakan
pansus
akan
mempertemukan
kedua
pihak (pengawas
dan
peserta) untuk
dikonfrontasi
keterangannya
di DPRD,
Rabu (1/3)
ini.
(kmb20)