kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Paing, 1 Nopember 2006

 Nusatenggara

 

Dari Warung Global
Potong Gaji PNS yang Bolos Ngantor
 

PNS bolos setelah liburan panjang dianggap hal biasa. Seharusnya ada tindakan tegas kepada oknum PNS bersangkutan, misalnya dengan pemotongan gaji. Demikian di antaranya opini yang mengemuka dalam acara Warung Global dengan topik "Banyak PNS Bolos" yang disiarkan Radio Global FM Lombok Selasa ( 31/10) kemarin.

-------------------- 

Harun di Ampenan mengatakan bahwa PNS yang menambah libur sudah biasa. Sedangkan Asgar di Tanjung menyarankan agar menindak tegas para PNS yang bolos dengan memberikan sanksi berupa pemotongan gaji. Nizar menyarankan agar pembuat peraturan, jika ingin aturannya ditaati harus menyesuaikan dengan situasi dan kondisi seperti yang sudah terjadi sebelumnya.

Sebab banyak aturan yang tidak sesuai dengan kondisi sehingga tidak ditaati. Dan, yang melanggar aturan bukan karena ingin melanggar namun dipaksa oleh kondisi yang ada untuk melanggar. Abdulah di Loteng berpendapat, sulit menyalahkan PNS dalam persoalan ini. 

Namun ia mendukung jika pegawai yang bolos tersebut diberikan sanksi berupa peninjauan kenaikan gaji secara berkala. Bolosnya PNS seharusnya menjadi tantangan bagi pimpinan untuk mendisiplinkan bawahannya tersebut. Karena itu, bisa saja pola swasta diterapkan agar PNS benar-benar disiplin dan tepat waktu.

Watsu di Karang Jangkong mengatakan, kebiasaan sungkan menertibkan para PNS disebabkan banyak anak pejabat di sana. Sanksi penundaan kenaikan gaji sebenarnya sudah ada sejak lama ada, namun belum bisa diterapkan.

Jika ingin mewujudkan disiplin harus dibuat kesepakatan sehingga tidak dilanggar. Purwaka di Mataram mengatakan, yang tidak disiplin biasanya orang-orang tertentu. Selain itu, banyak PNS bolos karena ketidaktegasan pemimpin. (fit/ari)


Klik di Sini
 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)