Dari
Warung Global
Potong Gaji PNS yang Bolos Ngantor
PNS
bolos setelah liburan panjang dianggap hal biasa.
Seharusnya ada tindakan tegas kepada oknum PNS
bersangkutan, misalnya dengan pemotongan gaji. Demikian
di antaranya opini yang mengemuka dalam acara Warung
Global dengan topik "Banyak PNS Bolos" yang disiarkan
Radio Global FM Lombok Selasa ( 31/10) kemarin.
--------------------
Harun di Ampenan mengatakan bahwa PNS
yang menambah libur sudah biasa. Sedangkan Asgar di
Tanjung menyarankan agar menindak tegas para PNS yang
bolos dengan memberikan sanksi berupa pemotongan gaji.
Nizar menyarankan agar pembuat peraturan, jika ingin
aturannya ditaati harus menyesuaikan dengan situasi dan
kondisi seperti yang sudah terjadi sebelumnya.
Sebab banyak aturan yang tidak sesuai
dengan kondisi sehingga tidak ditaati. Dan, yang
melanggar aturan bukan karena ingin melanggar namun
dipaksa oleh kondisi yang ada untuk melanggar. Abdulah
di Loteng berpendapat, sulit menyalahkan PNS dalam
persoalan ini.
Namun ia mendukung jika pegawai yang
bolos tersebut diberikan sanksi berupa peninjauan
kenaikan gaji secara berkala. Bolosnya PNS seharusnya
menjadi tantangan bagi pimpinan untuk mendisiplinkan
bawahannya tersebut. Karena itu, bisa saja pola swasta
diterapkan agar PNS benar-benar disiplin dan tepat waktu.
Watsu di Karang Jangkong mengatakan,
kebiasaan sungkan menertibkan para PNS disebabkan banyak
anak pejabat di sana. Sanksi penundaan kenaikan gaji
sebenarnya sudah ada sejak lama ada, namun belum bisa
diterapkan.
Jika ingin mewujudkan disiplin harus
dibuat kesepakatan sehingga tidak dilanggar. Purwaka di
Mataram mengatakan, yang tidak disiplin biasanya
orang-orang tertentu. Selain itu, banyak PNS bolos
karena ketidaktegasan pemimpin.
(fit/ari)