Dongkrak Wisata MICE, INCCA Gandeng Garuda
Jakarta (Bali Post) -
Asosiasi Kongres dan Konvensi Indonesia (INCCA)
menggandeng penerbangan nasional Garuda Indonesia untuk
mengembangkan event serta meningkatkan kunjungan wisata
MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition) di
penjuru Indonesia. ''Untuk gebrakan pertama, kami
akan menjual 10 kota yang sudah memiliki hall meeting
yang representatif, memenuhi standar MICE, mampu
menampung minimal 200 peserta. Yang paling penting lagi,
kota itu sudah memiliki bandara internasional,'' ungkap
Ketua Umum INCCA Iqbal Alan Abdullah di Jakarta, Kamis
(12/10) kemarin.
Selama ini, lanjut Iqbal, pengembangan
event dan wisata MICE hanya terpusat di kota besar
seperti Jakarta, Bali, Surabaya, Medan, Makassar,
Yogyakarta. Namun mulai 2007 nanti, akan dikembangkan di
lima kota lainnya seperti Batam, Mataram, Manado, Padang
dan Pontianak. Untuk itu, INCCA bekerja sama dengan
Garuda mengembangkan pasar lebih luas. Mengingat,
potensi pasar wisata MICE kini semakin bagus seiring
dengan kebangkitan event MICE di tingkat internasional.
Dampaknya, Indonesia juga mendapat porsi event yang
cukup melegakan.
''Saat kondisi pariwisata sedang low
season, MICE tetap berkibar. Yang mengembirakan, MICE
tidak terpengaruh adanya kejadian maupun bencana alam,
tsunami, penyebaran penyakit yang melanda beberapa
daerah di Indonesia,'' tandasnya.
Jadi, lanjutnya, wisata MICE ini tahan
banting. Karena ada tidak ada kejadian, MICE tetap jalan.
"Beda dengan wisata leisure, adventure, wisata sejarah,
wisata bahari dan lainnya, bila ada sesuatu kejadian
pasti akan membatalkan atau menunda kunjungannya,"
sambung Iqbal.
Diakuinya, MICE pernah mengalami masa
jaya sebelum krisis. Selama beberapa tahun industri
konvensi di Indonesia menikmati pertumbuhan 11 persen.
Saat menjelang krisis pun pertumbuhannya hampir dua
digit. Tapi begitu masuk krisis moneter dan
kelanjutannya hingga sekarang, bertahan pada pertumbuhan
6%-8%.
Setelah masuk era reformasi, daya saing
industri MICE ini makin melorot karena politicall will
pemerintah dalam pengembangan MICE sangat rendah. ''Sebelum
reformasi dalam struktur organisasi kementrian ada
direktur bidang konvensi. Setelah reformasi justru
direktorat di bidang ini dihapus, sehingga kemitraan
antara pemerintah dan industri jadi berjarak,'' tambanya.
Mengingat peluang pasar yang besar itu,
Garuda akan memberikan diskon spesial bagi peserta MICE
yang mengadakan event di 10 kota yang sudah ditetapkan
itu. ''Saat ini kami dan Garuda masih terus mengkaji
layanan lainnya yang bisa saling menguntungkan,''
katanya. (034)