Theo Walcott Cetak
Dua Gol
* Diwarnai
Pelecehan
Rasis
London -
Asosiasi
Sepak Bola
Inggris (FA)
mengontak UEFA
setelah
dua pemain
di
bawah 21 tahun
mereka
mengalami pelecehan
rasis
dari pemain
Jerman
dalam pertandingan
playoff U-21 di
Stadion
BayArena,
Leverkusen,
Rabu (12/10)
kemarin.
Dalam
pertandingan
itu
Inggris unggul 2-0
dan Theo Walcott
memborong
kedua
gol the Three Lions.
Pemain
belakang Anton Ferdinand
dan
pemain depan Micah
Richards mengalami
pelecehan
rasial
dalam kejuaraan
playoff Eropa.
"Dua
dari
pemain kami
dilaporkan
mendapat
pelecehan
rasial
dari para
pemain
Jerman," kata
jubir FA.
"Masalah
itu
kami sampaikan
kepada
delegasi UEFA usai
pertandingan
dan
kami akan
melakukan
komunikasi
resmi
dengan UEFA dalam
beberapa
hari
mendatang."
Menggarisbawahi
komitmen FA
untuk
membasmi rasialisme,
dia
menambahkan, "Jika
ada
dari pemain
kami yang
menjadi
korban pelecehan
rasial
itu adalah
tugas
kami untuk
membawa
kasus itu
kepada
penguasa
berkepentingan
dan
kami
akan melakukan
itu."
Jurubicara
UEFA
mengatakan
tidak
akan berkomentar
sampai
diterima laporan
wasit
dan utusan yang
diharapkan
akhir
pekan ini.
Peringatan
Badan
tertinggi
sepak bola
Eropa, UEFA,
telah
memperingatkan Kroasia
dan
pendukungnya seputar
tindakan
rasis yang
sempat
mereka lakukan.
Sejumlah
klub
Kroasia dan
federasi
sepak bola
negara
tersebut sebelumnya
mendapat
peringatan
dari FIFA
setelah
penonton membuat
konfigurasi
berbentuk Swastika
di awal
tahun
ini.
UEFA mengatakan
bahwa
negara Eropa
Timur
itu berisiko
untuk
terkena sanksi
apabila
mereka mengulanginya
dalam
partai kualifikasi
Piala
Eropa.
"Kami
dapat
menjatuhkan sanksi
berat
jika hal
itu
terjadi kembali.
Kami
tidak
akan segan
mengeluarkan
mereka
dari kompetisi
ini,"
ujar juru
bicara UEFA, William
Gaillard.
"Ada
beberapa
aturan
baru, yang dapat
menuju
kepada pengusiran
satu
tim
dari
kompetisi dan
pengurangan
poin
dalam kasus yang
ekstrem.
Kami
akan
memonitor
setiap
pertandingan dengan
ketat.
Pihak kami
dan FIFA
telah
menjatuhkan sanksi
dan
sanksi itu
akan
lebih
berat di
masa
depan," tambahnya.
UEFA telah
menghubungi
pemerintah
Kroasia
untuk menyerukan
peringatan
itu.
Federasi
sepak bola
negara
tersebut harus
mengimplementasikan
tindakan
antirasisme
dan
berusaha untuk
menghindari
insiden
apa pun
untuk
memperlicin jalan
menjadi
tuan rumah
bersama
Piala Eropa 2012
bersama
Hongaria. (sun/afp)