Wisatawan Prancis Nikmati Paket Ekowisata di Undisan
Denpasar (Bali Post) -
Sekitar 150 wisatawan asal Prancis, Senin (9/10)
melakukan pendakian (tracking) di Desa Undisan,
Kecamatan Tembuku, Bangli. Aktivitas wisata di alam
terbuka (outdoor) ini merupakan terobosan ekowisata yang
dirintis Dr. Gde Karang Suarshana, MBA. Di mana desa
dijadikan sebagai basis sekaligus memberdayakan
masyarakat setempat.
Menurut Jero Karang, apa yang dirintisnya merupakan
upaya untuk keluar dari image yang menilai produk wisata
Bali monoton. ''Banyak yang menilai Bali itu-itu saja.
Atas dasar itu saya mengambil inisiatif membuat paket
wisata alam, di mana turis bisa mendaki di alam tebuka,
membaur dengan penduduk bahkan bisa langsung melihat
proses pertanian,'' ujar Managing Director of Suar Tours
ini.
Untuk mendukung gagasan dimaksud, dia berkolaborasi
dengan masyarakat setempat dalam bentuk pemanfaatan
lahan laba pura. Saat ini, di Desa Undisan terdapat
fasilitas kolam renang alamiah Taman Sari yang airnya
berasal dari mata air suci Bidadari. Air ini kemudian
mengalir ke kolam pemancingan, kolam pemeliharaan ikan
untuk selanjutnya mengalir ke irigasi menuju Subak Slau.
''Air suci Bidadari memiliki multifungsi selain untuk
kepentingan upacara keagamaan di pura,'' jelas Jero
Karang yang dihubungi di sela-sela aktivitas tracking
bersama para tamunya di Undisan, Senin lalu.
Lebih jauh dia mengungkapkan, paket wisata alam ini
benar-benar menyuguhkan suasana alami di pedesaan. Para
wisatawan disuguhi minuman air kelapa yang langsung
dipanjat penduduk dari pohonnya. Para turis juga
menyaksikan dan ikut memanen kacang tanah yang hasilnya
langsung disuguhkan sebagai makanan penutup.
Hal ini sungguh menjadi pengalaman mengesankan bagi para
turis. Maklum, sebagian besar turis dari Prancis itu
belum tahu bagaimana rupa tanaman kacang tanah.
Fasilitas yang tersedia untuk ecotourism ini berdiri di
atas lahan yang luasnya lebih dari satu hektar. Pola
pengelolaannya bekerja sama dengan masyarakat setempat
karena tanah yang dipergunakan 59 are merupakan laba
Pura Dalam Undisan Kaja, dan 49 are merupakan laba Pura
Dalam Sama Undisan. ''Semua pihak akan mendapat benefit
dari proyek wisata yang sedang kami rintis ini,'' ujar
Jero Karang.
Mengingat prospeknya begitu besar, proyek ekowisata di
Desa Undisan ini telah ditinjau oleh tim dari Depertemen
PU, Pemprop Bali dan Kabupaten Bangli. Diperkirakan
pembangunannya selesai tahun 2008, termasuk fasilitas
pendaratan helikopter (helipad) untuk kepentingan Bali
tour from the air. (056/**)