kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Paing, 12 Oktober 2006

 Bali


Sudirta
Siap Ikut Pilgub

Denpasar (Bali Post) -
Wayan
Sudirta, S.H., salah satu yang disebut-sebut akan maju dalam pemilihan gubernur (pilgub) Bali pasca-Dewa Beratha. Namun, hal itu ditanggapi ''malu-malu'' oleh anggota DPD asal Pidpid, Abang, Karangasem ini. Ia menilai terlalu dini untuk membicarakan suksesi gubernur yang masih sekitar dua tahun lagi. Selain waktunya masih jauh juga banyak persyaratan yang harus dimiliki calon untuk bisa tampil.

Sebagai sosok independen, Sudirta mengaku tahu diri untuk hal tersebut. Apalagi untuk maju harus memiliki kendaraan politik sebagai syarat utamanya. ''Namun kalau partai sudah membuka ruang untuk calon, tentu saya siap,'' jelasnya Rabu (11/10) kemarin saat berkunjung ke Pasar Oleh-Oleh Bali.

Sudirta yang diterima langsung Pemimpin KMB Satria Naradha datang dengan puluhan pengurus Kordem se-Bali. Ia juga didampingi pengamat politik Cok. Atmaja, S.H. dan Prof. Suastika.

Terkait namanya disandingkan untuk menuju Bali-1 itu, Sudirta secara merendah menyatakan sangat menghargai kepercayaan atas dirinya. Ia juga mengaku sejauh ini belum terlalu serius menyikapi pemilihan gubernur. Apalagi kesibukannya sebagai anggota DPD di Jakarta cukup banyak menyita waktu.

Suami dr. Sulili Indawati ini mengatakan, bukan dirinya saja yang mesti siap. Figur lain juga harus siap saat partai yang memenuhi syarat mengajukan calon. Namun, Sudirta sangat berhati-hati soal namanya yang disebut-sebut sebagai calon dalam hubungannya dengan partai. Idealnya hal itu dibicarakan antara enam bulan hingga setahun jelang pilkada.

Ditanya sikap jajaran Kordem terkait pilgub, Sudirta tak serta merta menjawabnya. Pun ketika ditanya apa sudah ada parpol yang melobinya, Sudirta nampak tak secara tegas menjawabnya. Ia justru minta sejumlah pengurus yang langsung menjawabnya. Beberapa pengurus mengakui mereka sudah menyikapi fenomena yang berkembang itu.

''Kami sudah bekerja di bawah, sebab warga banyak menanyakan soal itu,'' jelas Wakil Ketua Kordem Bangli Ketut Mastrem.

Apa yang disampaikan anggota Dewan dari PDI-P ini juga disokong sejumlah pengurus Kordem dari kabupaten lainnya.

Lalu apa yang mesti diperbaiki Bali, Sudirta mengatakan ada sejumlah hal penting yang mesti diselesaikan daerah ini. Antara lain kemiskinan, peningkatan kualitas SDM dan masalah lingkungan. Ia mengatakan Bali sebenarnya bisa mengembangkan sektor pertaniannya sebab potensinya besar. ''Ini sangat ironis, petani Bali sangat sukses di luar daerah namun pertanian di Bali justru alami kemunduran.''

Ketika ditanya mengenai dualisme PHDI Bali, Sudirta menyatakan dalam forum mahasabha mendatang hal itu akan terselesaikan. Namun, ia tak secara rinci apa yang akan dilakukan untuk menyelesaikan dualisme yang telah berlangsung hampir empat tahun itu. (031)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)