Hidup Lebih
Baik
PESTA
baru
saja usai.
Sekarang,
kita
berada di
hari
kedua di
tahun 2006.
Tiba
saatnya untuk
memulai
langkah baru
dalam
tahun ini,
menentukan
arah yang
akan
dituju, target yang
akan
dicapai, dan
segala
pengharapan yang lainnya.
Ini
saatnya
untuk memulai
langkah
baru, pengharapan,
cita-cita, target,
pencapaian yang
serba
baru.
Setiap
pergantian
tahun,
semua orang
selalu
mengharapkan kehidupan
yang lebih
baik
daripada tahun
sebelumnya.
Mengharapkan
jabatan yang
lebih
tinggi, penghasilan
yang lebih
baik,
pekerjaan yang lebih
ringan,
pengeluaran yang lebih
kecil,
dan segala yang
lainnya.
Semua
orang
menghitung semua
kelebihan yang
diharapkan,
menghitung
di atas
kertas.
Satu
hal yang
harus
kita sadari
bahwa
hidup tidak
hanya
berkaitan dengan
financial, ketenaran,
jabatan,
materi,
dan segala
hal yang
lainnya.
Hidup
juga berkaitan
dengan
masalah jiwa,
batin.
Oleh
karena
itu, tidak
ada
salahnya bila
kita
juga membuat target,
sebuah
batasan perkembangan
yang lebih
baik
daripada tahun
sebelumnya.
Coba
buat
jadwal, bagaimana
caranya
menghabiskan waktu
hari
ini. Sekian
jam untuk
tidur,
sekian jam di
tempat
kerja, sekian jam
dalam
perjalanan, dan
seterusnya.
Jangan
lupa sediakan
waktu
untuk membaca
paritta,
bermeditasi,
mendengarkan
ceramah
Dhamma, membaca
buku
Dhamma, melakukan
diskusi
Dhamma, menghadiri
kebaktian
dan
dhammaclass, atau
aktivitas
lainnya.
Tentukan,
mana
aktivitas yang dilakukan
secara
harian, mingguan,
bulanan,
atau
pada hari-hari
tertentu.
Bermeditasi
merupakan
salah
satu aktivitas yang
mutlak
dilakukan untuk
melatih
pikiran, melatih
diri,
mengembangkan spiritual
dalam kehidupan
ini.
Luangkan
waktu,
setidak-tidaknya, dua
kali dalam
satu
hari.
Usahakan
untuk
melakukan secara
rutin,
setiap hari,
tanpa
ada absen.
Selain
meditasi,
kita
juga perlu
mengarahkan
kehidupan
ke arah
yang lebih
baik.
Ada
empat
hal yang perlu
dilakukan,
direnungkan,
dicatat,
dianalisis,
dan
diterapkan dalam
kehidupan
ini.
Coba
dilihat
semuanya secara
jujur
dalam diri
kita
masing-masing.
Setelah
itu,
pertimbangkan dengan
bijak,
mana yang perlu
dikembangkan
dan
mana yang tidak.
Berkaitan
dengan
segala hal yang
baik,
perbuatan baik
apa
saja yang
sudah
dan pernah
kita
lakukan? Perbuatan
baik
apa
saja yang
belum
atau akan
kita
lakukan?
Ini
harus
dicatat.
Buatkan
daftar.
Segala
hal
baik yang telah
dan
pernah dilakukan,
tingkatkan
sehingga
menjadi
semakin baik.
Sedangkan
yang belum
atau
tidak dilakukan,
coba
dilakukan sesuai
dengan
kemampuan yang kita
miliki.
Langkah
ini akan
membuat
kita semakin
maju
dalam melakukan
kebajikan.
Bagaimana
dengan
perbuatan buruk?
Coba
catat, perbuatan
buruk
apa
saja yang
pernah
dan telah
Anda
lakukan; perbuatan
buruk
apa saja yang
ingin
dan belum
Anda
lakukan? Agar
pikiran
selalu berkembang
ke arah
yang baik;
berusaha
untuk
menghentikan segala
perbuatan
buruk yang
pernah
dan telah
Anda
lakukan.
Perbuatan
buruk yang
belum
muncul, jangan
dimunculkan.
Biarkan
niat
buruk tersebut
hanya
sebatas dalam
pikiran.
Melatih
meditasi
secara
rutin, meningkatkan
perbuatan
baik yang
telah
dilakukan, memunculkan
perbuatan
baik yang
belum
muncul, menghentikan
perbuatan
buruk yang
telah
dilakukan, dan
tidak
memunculkan perbuatan
buruk yang
ingin
dilakukan; merupakan
langkah-langkah yang
harus
dilakukan dalam
hidup
ini agar diri
kita
berkembang ke
arah yang
lebih
baik.
Selamat
Tahun
Baru 2006.
Semoga
tahun
ini membawa
kemajuan
dalam
diri kita
masing-masing,
secara
duniawi maupun
secara spiritual. `