2006, Kembangkan
Sikap
Optimis Aktif
Denpasar
(Bali Post) -
Pada
tahun 2006
ini
masyarakat hendaknya
mengembangkan
sikap
atau mental optimis
aktif.
Sekalipun
setahun
terakhir banyak
peristiwa yang
membuat
kondisi sosial
dan
perekonomian bangsa
mengalami
cobaan
berat, ke
depan
harus tetap
memiliki
semangat
atau
optimisme.
Tentu,
sikap
optimis ini
harus
dibarengi dengan
tindakan
nyata,
aktif berusaha.
''Ketika
tahun 1990-an
banyak yang
mengatakan
kondisi
perekonomian bangsa
sangat
baik, kenyataannya
banyak bank yang
tutup.
Ketika
tahun 2005
ada yang
mengatakan
perekonomian
hancur,
nyatanya ada
juga
perusahaan yang meraih
prestasi.
Itu
artinya dalam
kondisi
apa pun,
selalu
ada peluang
untuk
maju,'' ujar
motivator Andrie
Wongso
pada puncak
peringatan
dasawarsa (10
tahun)
pengabdian Pemuda
Theravada Indonesia (Patria) yang
digelar di
Agung Room, Hotel Inna Grand
Bali Beach Sanur,
Jumat (30/12)
malam
lalu.
Sekalipun
tampil
menjelang akhir
acara
sekitar pukul 22.30
wita,
lebih dari 1.000
undangan
dengan
antusias mengikuti
pesan-pesan
motivasi
dari
pria yang pernah
menjadi
aktor film kungfu
di
Hongkong itu.
Semula,
acara
akan digelar
di
panggung terbuka
Ardha
Candra, Taman
Budaya,
Denpasar. Namun,
hujan
deras yang turun
beberapa
saat
menjelang acara
dimulai
membuat panitia
mengambil
keputusan
singkat
untuk segera
memindahkan
acara
ke tempat lain.
''Kami
berkepentingan agar acara
tetap
bisa berlangsung.
Ratusan
kader Patria
dari
seluruh
Indonesia
beserta
keluarga juga
undangan
dari
tokoh-tokoh penting
sudah
berusaha keras
meluangkan
waktu
untuk hadir
di Bali.
Kami
tidak ingin
mereka
kecewa karena
kedatangan
mereka
sia-sia, sebab
acara
batal,'' demikian
Sudiarta
Indrajaya,
ketua Patria DPD Bali, yang
bertindak
sebagai
tuan
rumah.
Dijelaskan,
sekitar 300
kader Patria
dari
seluruh Indonesia berkumpul
di Bali
untuk memperingati 10
tahun
wadah kepemudaan
tersebut.
Acara
dihadiri Direktur
Urusan Agama Buddha
Depag RI,
Corneles
Wowor, YM
Bhikkhu
Pannavaro Mahathera
(Vice President World Buddhis
Sangha Council),
Asisten
Sekwilda III mewakili
Gubernur Bali,
juga
undangan dari
kalangan
pemerintahan,
organisasi agama
dan
kepemudaan.
Sebelum
puncak
acara peringatan HUT
Patria, dilangsungkan
doa
bersama
antarpemuka agama, dan
penyerahan
bantuan
sosial kepada
sejumlah
pihak
antara lain Tamiang
Bali Kids dan Ashram Gandhi,
Candidasa.
Acara
juga dimeriahkan
dengan
pementasan kesenian
seperti
tari Sekar
Jempiring,
angklung
bambu,
lagu-lagu Buddhis,
dan
sendratari ''Pengorbanan
Membawa
Berkah dari
Dunia'' yang
digarap
anggota Patria DPD Bali
bekerja sama
dengan
Sanggar Cahya Art
pimpinan I
Ketut
Lanus, S.Sn.
(08)