Malam Tahun Baru ........
Enam Meninggal Laka Lantas, Enam Bayi Lahir
Denpasar (Bali Post) -
Mengakhiri tahun 2005, terjadi 50 kasus kecelakaan lalu
lintas (laka lantas) sejak Sabtu (31/12) pukul 19.00
hingga Minggu (1/1) kemarin pukul 07.00 wita yang
korbannya dilarikan ke RS Sanglah, Denpasar. Enam di
antaranya meninggal dunia. Di pihak lain, mengawali
tahun 2006 tercatat enam kelahiran bayi di RS Sanglah.
Korban laka lantas yang meninggal itu masing-masing Putu
Agus Hermawan (18), Anik Sudarti (33), Mohammad Fatih
(30), Samsul Bahri (32), Sutajo (25) dan Suharsono (45).
Lima di antarannya sudah meninggal sebelum sampai di RS
Sanglah. Dua korban yang saat kejadian sedang
berboncengan, Mohammad Fatih dan Sutajo, Minggu (1/1)
kemarin, jenazahnya dijemput pihak keluarganya. Menurut
Arifin, teman Fatih, saat itu Sutajo dan Fatih sedang
jalan-jalan menggunakan sepeda motor. Ketika sampai di
sekitar Puri Abasa, tiba-tiba mereka ditabrak mobil. ''Kejadiannya
sekitar pukul 01.00, Fatih langsung meninggal, sedangkan
Sutajo meninggal sesaat setelah mendapatkan perawatan di
IRD RS Sanglah,'' ujarnya. Pasien laka lantas yang masih
dirawat inap di RS Sanglah berjumlah 10 orang dan 34
orang rawat jalan.
Di RS Wangaya, jumlah kasus kecelakaan yang terjadi
Sabtu (31/12) pukul 19.30 sampai Minggu (1/1) pukul
07.30 wita kemarin tercatat 35 kasus. Tidak ada yang
meninggal dunia, hanya salah satu pasien bernama Sija
(30) dirujuk ke RS Sanglah karena mengalami patah tulang
di rahangnya serta mengalami pendarahan pada telinganya.
Menurut petugas piket di IRD RS Wangaya, Semerta, Minggu
(1/1) kemarin, tidak ada peningkatan yang berarti pada
kasus kecelakaan yang terjadi di akhir tahun. ''Pada
hari-hari biasanya, rata-rata kasus kecelakaan yang
ditangani IRD RS Wangaya memang segitu,'' ujarnya. Di RS
Wangaya, bayi yang lahir Minggu (1/1) kemarin berjumlah
dua orang, lelaki dan perempuan.
(san)