Gerebek
Tiga Karaoke
.....
BNK dan Sat
Narkoba
Dapat Satu Ecstasy
Denpasar
(Bali Post) -
Sepertinya
ada
nuansa lain
pada
kepengurusan Badan
Narkoba
Kabupaten (BNK) Badung.
Mereka
kini
enggan bicara
di forum seminar
saja
dan sekadar
memberi
penyuluhan preventif.
Buktinya,
pada
Jumat (30/12) dari
pukul 23.00
wita
hingga Sabtu (31/12)
dini
hari, BNK Badung
bersama Sat
Narkoba
Poltabes Denpasar
menggelar
razia
di tiga karaoke
sekaligus,
yakni
Kamasutra, Grahadi
dan Holiday.
Memang
ada
hasil.
Sayangnya
sangat minim,
hanya
dapat menyita
satu
butir ecstasy dan 1
linting ganja.
Itu pun
tanpa
ada
satu pun tersangka
dapat
diciduk. Dari fakta
itu,
banyak pihak
menilai
penggerebekan yang langsung
dipimpin
Kepala BNK
Badung Drs.
Ketut
Sudikerta, Kasat
Narkoba
Kompol Ady
Soeseno,
Kabag
Bina Mitra
Kompol IGG
Suryasa
termasuk Kapoltabes
Kombes Drs.
Dewa Made
Parsana
saat di
Grahadi,
telah
bocor.
Sehingga,
razia yang
mereka
gelar tanpa
hasil yang
signifikan.
Sementara
1 butir ecstasy
itu
didapat dari
operasi
di Karaoke Kamasutra,
demikian
juga
satu linting ganja.
Penggerebekan
yang dilakukan
di
Kamasutra, memang
cukup
membuat heboh.
Maklum,
tercatat
gadis-gadis
cantik
Ibu
Kota
termasuk
satu
artis terkenal
Novia
Ardhana (31) ada
di
antara pengunjung.
Ketika
wartawan
mencoba
meminta komentar
kehadiran
Novia
Ardhana di karaoke
itu,
tidak banyak
informasi yang
bisa
diperoleh. Dari
mulutnya hanya
keluar
celoteh ringan
kepada
petugas yang hendak
memeriksa,
bahwa
dirinya telah
diperiksa
oleh
tim
operasi.
Minimnya
barang
bukti dan
tidak
adanya tersangka yang
bisa
diciduk, hemat
Kapoltabes
Kombes
Dewa Parsana
dan
Kepala BNK Badung
Ketut
Sudikerta, memang
demikianlah
faktanya.
Pihaknya
tidak
setuju disebut
razianya
ada yang
membocorkan.
Sementara,
gagalnya
membawa
tersangka ada
beberapa
alasan.
Salah
satunya pakem
penangkapan
narkoba
memang relatif
sulit,
tidak
sama seperti
pada
kasus kriminal
lainnya.
(kmb11)