kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Wage, 2 Januari 2006

 Bali


Nataru
Aman, 2005 Bali Diwarnai 3.334 Kasus

Denpasar (Bali Post) -
Kapolda
Bali Irjen Pol. Drs. Soenarko Danu Ardanto didampingi pejabat teras Polda Bali, terjun langsung memantau situasi perayaan malam Tahun Baru 2006. Jenderal bintang dua itu menerobos hujan gerimis untuk bisa berbaur dengan masyarakat dan wisman di Kuta, Sabtu (31/12). Kehadiran Irjen Soenarko tentu memberi dukungan moral sekaligus melihat kesiapan prajurit Polri di lapangan.

Kapolda menyatakan secara umum perayaan Natal dan malam Tahun Baru 2006 (Nataru) berjalan lancar dan aman. Situasi kamtibmas yang tetap kondusif merupakan hasil kerja keras bersama, terutama berkat koordinasi Polri dengan lintas departemen dan petugas pamswakarsa. ''Nataru di Bali berjalan tanpa hambatan, namun jangan dilihat secara parsial,'' tegasnya usai melakukan dialog dengan wisman dan warga Kuta, Sabtu (31/12) malam.

Polri yang notabene bertanggung jawab atas keamanan masyarakat, tambah Irjen Soenarko, tetap konsisten dan serius memikirkan kamtibmas Bali ke depan. Berhasil melewati satu tantangan seperti Nataru berjalan lancar, tak boleh membuat terlena atau cepat berpuas diri. Polisi dan seluruh lapisan masyarakat diminta tetap waspada. ''Pengamanan dan pengawasan jangan kendur. Justru saat kita terlena, teroris mencari celah,'' ucapnya.

 

3.334 Kasus

Kapolda juga menyinggung kamtibmas Bali periode 2005. Secara keseluruhan, Bali diwarnai 3.334 kasus kriminal yang meliputi curat, penganiayaan, penipuan, curbis, penggelapan, bunuh diri, curas dan anirat. Khusus untuk kasus bunuh diri, tercatat 151 nyawa melayang dalam setahun. ''Tingkat kriminal pada Desember 2005 paling kecil, hanya 21 kasus,'' katanya.

Kasus narkoba di Bali terus meningkat. Data di Polda Bali, pada periode 2004 polisi menangani 298 kasus obat terlarang. Sedangkan selama 2005, Bali diwarnai 427 kasus narkoba atau meningkat 129 (43,28 persen) dibandingkan tahun 2004. Warga negara asing yang terseret kasus narkoba dalam kurun waktu 360 hari, masing-masing 19 orang (2004) dan 22 orang (2005).

Pola pembinaan di bidang lalu lintas, Polda Bali cukup berhasil. Kasus di jalan raya bisa ditekan berkat berbagai terobosan yang dilakukan polisi. Pada tahun 2004, total kasus laka lantas 90.431 kali. Sedangkan periode 2005, angka kecelakaan di jalan raya hanya 89.145 atau turun 1,42 persen. (kmb10)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)