Nataru
Aman, 2005 Bali
Diwarnai 3.334
Kasus
Denpasar
(Bali Post)
-
Kapolda
Bali Irjen
Pol. Drs.
Soenarko
Danu
Ardanto didampingi
pejabat
teras Polda Bali,
terjun
langsung memantau
situasi
perayaan malam
Tahun
Baru 2006. Jenderal
bintang
dua itu
menerobos
hujan
gerimis untuk
bisa
berbaur dengan
masyarakat
dan
wisman di
Kuta,
Sabtu (31/12). Kehadiran
Irjen
Soenarko tentu
memberi
dukungan moral sekaligus
melihat
kesiapan prajurit
Polri
di lapangan.
Kapolda
menyatakan
secara
umum perayaan Natal
dan
malam Tahun
Baru 2006 (Nataru)
berjalan
lancar
dan aman.
Situasi
kamtibmas yang tetap
kondusif
merupakan
hasil
kerja keras
bersama,
terutama
berkat
koordinasi Polri
dengan
lintas departemen
dan
petugas pamswakarsa.
''Nataru
di Bali
berjalan tanpa
hambatan,
namun
jangan dilihat
secara
parsial,'' tegasnya
usai
melakukan dialog dengan
wisman
dan warga
Kuta,
Sabtu (31/12) malam.
Polri
yang notabene
bertanggung
jawab
atas keamanan
masyarakat,
tambah
Irjen Soenarko,
tetap
konsisten dan
serius
memikirkan kamtibmas
Bali ke
depan. Berhasil
melewati
satu
tantangan seperti
Nataru
berjalan lancar,
tak
boleh membuat
terlena
atau cepat
berpuas
diri. Polisi
dan
seluruh lapisan
masyarakat
diminta
tetap waspada. ''Pengamanan
dan
pengawasan jangan
kendur.
Justru saat
kita
terlena, teroris
mencari
celah,'' ucapnya.
3.334 Kasus
Kapolda
juga
menyinggung kamtibmas
Bali periode 2005.
Secara
keseluruhan, Bali diwarnai
3.334 kasus
kriminal yang
meliputi
curat,
penganiayaan, penipuan,
curbis,
penggelapan, bunuh
diri,
curas dan
anirat.
Khusus untuk
kasus
bunuh diri,
tercatat 151
nyawa
melayang dalam
setahun. ''Tingkat
kriminal
pada
Desember 2005 paling kecil,
hanya 21
kasus,''
katanya.
Kasus
narkoba
di Bali terus
meningkat. Data
di
Polda Bali, pada
periode 2004
polisi
menangani 298 kasus
obat
terlarang. Sedangkan
selama 2005, Bali
diwarnai 427
kasus
narkoba atau
meningkat 129 (43,28
persen)
dibandingkan tahun
2004. Warga
negara
asing yang terseret
kasus
narkoba dalam
kurun
waktu 360 hari,
masing-masing 19
orang (2004)
dan 22
orang (2005).
Pola
pembinaan
di
bidang lalu
lintas,
Polda Bali cukup
berhasil.
Kasus
di jalan
raya
bisa ditekan
berkat
berbagai terobosan
yang dilakukan
polisi.
Pada tahun 2004,
total kasus
laka
lantas 90.431 kali.
Sedangkan periode
2005, angka
kecelakaan
di
jalan raya
hanya 89.145
atau
turun 1,42 persen.
(kmb10)