Korban Mabuk Tewas
Rayakan Tahun Baru 2006
Tabanan (Bali Post) -
Satu korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas pada
pergantian tahun baru di wilayah Tabanan, Sabtu (31/12)
malam. Korban Putu Agus Hermawan (19) dari Banjar Peken
Desa Peken Kecamatan Marga meninggal dunia setelah
sebelumnya menabrak mobil pick up DK 9546 GE milik
Nyoman Rawan.
Berdasarkan informasi di lapangan, korban diperkirakan
saat itu berboncengan dengan rekannya Sumertha (19) yang
dalam keadaan mabuk. Akibatnya, laju kendaraan yang
dikendarainya kehilangan kontrol.
Korban kemungkinan tidak mengetahui kalau di depannya
ada mobil. Maka benturan tidak bisa dihindarkan lagi
sehingga membuat keduanya terpental.
Korban sempat mendapat perawatan intensif. Namun,
nyawanya tidak terselamatkan lagi. Beruntung bagi
Sumertha nyawanya bisa diselamatkan, meski menderita
luka yang cukup parah.
Kasat Lantas AKP Nyoman Sudiarta seizin Kapolres AKBP
Drs. Gede Alit Widana, S.H., M.Si. menjelaskan saat
kejadian berlangsung korban tidak mengenakan helm. Saat
itu, Rawan akan memasukkan kendaraannya ke garasi. Oleh
karena ada sepeda motor yang menghalanginya, maka ia
turun memindahkan motor tersebut. Ketika kembali ke
mobilnya, tiba-tiba hantaman keras terdengar. Dilihatnya
Agus dan Sumertha yang tidak lain adalah tetangganya
sendiri telah terkapar di aspal. ''Rawan telah kami
periksa dengan intensif,'' jelas Sudiarta.
Mengenai situasi lalu lintas pada penyambutan tahun baru,
menurut Sudiarta, berjalan lancar. Ia memperkirakan
kondisi tersebut disebabkan karena hujan yang mengguyur
Tabanan dan sekitarnya sehingga membuat masyarakat
enggan ke luar rumah. Kalau pun ada masyarakat yang ke
luar, namun tetap pada sebuah tempat tertentu. Sampai
Bedugul dan Tanah Lot, kondisinya lancar lancar saja,''
kata Sudiarta seraya menambahkan tidak ada kecelakaan
menonjol selain yang terjadi Marga itu.
(015)