kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Kliwon, 30 September 2005

 Politik


Rapat Fraksi PDI-P Ricuh

Jakarta (Bali Post) -
Kekalahan Fraksi PDI Perjuangan memperjuangkan penolakan kenaikan harga BBM dalam rapat paripurna, berimbas pada kondisi psikologis anggotanya. Sikap emosional sejumlah anggotanya terbawa hingga rapat evaluasi internal Fraksi PDI-P, Kamis (29/9) kemarin. Akibatnya terjadi keributan antaranggota. 

Rapat itu dipimpin Wakil Ketua I Fraksi PDI-P Panda Nababan menggantikan ketua fraksinya, Thahjo Kumolo, yang berhalangan hadir. Sebelum rapat dibuka, Nababan terlibat pembicaraan dengan Sekretaris Fraksi PDI-P Jacobus Kamarlo Mayong Padang.  

Hingga pada satu pembicaraan, pernyataan Panda menyinggung Kobu -- panggilan akrab Jacobus.  Nada bicara Kobu pun agak meninggi, sehingga membuat rekan-rekannya berupaya menghampiri untuk melerai. Gelas yang tengah dipegang Kobu tumpah karena tersenggol rekan-rekannya yang berupaya melerainya. 

Akhirnya, Kobu digiring keluar. Ia pun urung rapat untuk lebih menenangkan suasana batinnya. Setelah rapat selesai, keduanya didampingi anggota fraksi lainnya, Maruarar Sirait, memberi penjelasan kepada wartawan. Menurut Kobu, persoalan tersebut berawal dari perbedaan pendapat. Dirinya kecewa karena rekan-rekannya di fraksi tidak mendukung langkahnya untuk ikut demo langsung turun ke jalan bersama elemen masyarakat menolak kenaikan BBM. ''Sebenarnya saya kecewa. Karena sebelumnya Ketua Fraksi PDI-P mengatakan kalau kalah, kami akan bersama rakyat. Saya menerjemahkan bahwa bersama rakyat itu, ya... turun ke jalan. Tetapi, Pak Panda bilang kita rapat dulu,'' katanya. 

Nababan menyatakan perselisihan itu terkait soal surat apakah akan bergerak demo atau tidak bergerak. ''Kobu mau bergerak. Saya katakan nanti dulu,'' kata Panda. 

Mengenai permintaan Kobu agar semua anggota Fraksi PDI-P mendukung usulannya turun ke jalan untuk demo, Panda mengatakan, rapat pleno internal fraksi memutuskan Fraksi PDI-P mempersilakan anggotanya turun ke jalan berunjuk rasa secara pribadi. Namun, secara institusi, Fraksi PDI-P memutuskan tidak akan ikut dalam unjuk rasa. (kmb4)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)