Persekaba
Imbangi
Persija
Denpasar
(Bali Post)
-
Persekaba
Badung
berhasil menahan
Persija Jakarta 1-1 (1-0)
dalam
partai pertama
Piala Indonesia (PI) 2005
di
Stadion Samudra,
Kuta,
Kamis (29/9) kemarin.
Hasil
ini
menyulitkan langkah
Tim Keris
menuju semifinal
karena
harus menjadi
tamu
pada laga
kedua
di Stadion
Lebak
Bulus,
Jakarta, Minggu (2/10)
nanti.
Pemain
Persekaba
tampil
menggebrak sejak
kick-off.
Mereka
tidak
takut dengan
anama
besar Persija.
Dukungan
langsung
dari
Bupati Badung A.A.
Gde
Agung, Wabup
Ketut
Sudikerta, dan
Wabup
Gianyar Dewa
Putu
Wardhana, makin
menambah
motivasi
bertanding
Muhammadan
dan
kawan-kawan.
Lewat
kerja
sama
apik Claudio
Villan
dengan Yahya
Sosomar, bola
kemudian
disodorkan
ke
Mbom-Mbom Julien.
Tendangan
jarak
jauh striker asal
Kamerun
ini mampu
menggetarkan
jala
Persija yang dikawal
Mukti Ali Raja
pada
menit ke-12.
Tim Keris
terus
menggempur pertahanan
tim
Macan
Kemayoran memanfaatkan
kelelahan
Aris
Indarto dan
kawan-kawan yang
baru
melakoni final Liga
Indonesia (LI).
Tim tamu
lebih
banyak mengandalkan
teknik
tinggi tanpa
didukung stamina
memadai.
Serangan
duet bomber Persija,
Jainal
Ichwan dan
Batoum Roger,
selalu
dapat dipatahkan
barisan
belakang Persekaba
yang dikawal
Nur
Cahyono, Muhammadan,
dan
Yance.
Saking
kesalnya,
Deca dos
Santoz
lalu menebas
Nur
Cahyono sehingga
wasit
Suwartono (Mojokerto)
mengganjarnya
kartu
kuning.
Pelatih
Persija,
Arcan
Iurii, cukup
jeli
melihat situasi.
Pria
asal
Moldova
ini
menarik duet striker Jainal
dan
Batoum, serta L.
Cabanas.
Penggatinya Leonard,
Mulki,
dan Fatecha.
Pada
menit ke-79, Fatecha
sukses
mengoyak gawang
tuan
rumah yang
dijaga Made
Wirawan.
Hingga
wasit
meniup peluit
panjang,
skor
tetap imbang 1-1.
Pelatih
Persekaba,
Erents
Pahelerang, cukup
puas
dengan hasil yang
dicapai
asuhannya. Menurutnya,
Persija
adalah
tim besar
divisi
utama, sedangkan
pasukannya
tercatat
sebagai
tim divisi I.
Dikatakannya,
gol
balasan Persija
terjadi
karena anak
asuhnya
kedodoran setelah
tampil
menggebu di
babak
pertama.
"Saya
tentu
kecewa
saja.
Gol
itu
semestinya tidak
terjadi,
apabila
pemain belakang
Persekaba
disiplin
menjaga
daerah pertahanan
dan
mengawal lawan,''
ujarnya.
Manajer
tim
Persija, IGK Manila,
menyebut Persekaba
tim
yang bagus.
Sementara
asisten
pelatih Isman
Jasulmei
mengatakan target
timnya
mencuri poin
sudah
terpenuhi. ''Kami
tinggal
menghadapi Persekaba
di Jakarta,''
ungkapnya.
Pertandingan
mampu
menyedot sekitar
10.000 penonton.
Parkir
kendaraan
pencinta bola
meluber
sampai ke
jalan
raya. Tim Persekaba
bertolak
ke
Jakarta,
Jumat (30/9)
pagi
ini.(022)