Warga
Perbatasan
Keluhkan
Limbah
* Sudikerta-Rai Mantra
Turun
Denpasar
(Bali Post) -
Warga
Poh
Manis, Penatih
dan
Subak Pakel,
Peguyangan,
Denpasar
mengeluhkan
pencemaran
sampah
dan
limbah kiriman
dari
Jagapati dan
Dharmasaba yang
notabene
berada
di
wilayah Badung.
Mengantisipasi
melebarnya
masalah,
Wabup
Badung Sudikerta
dan
Wakil Wali Kota
Denpasar
Rai Mantra,
Rabu (28/9)
kemarin,
langsung
turun
melakukan pengecekan.
Kades
Penatih I
Wayan Santa
saat
menerima kedua
pejabat
mengatakan
pencemaran
sampah
dan
limbah kotoran
babi
dari Desa
Jagapati
telah
berlangsung lama.
Sampah
dan
kotoran babi
tersebut
dibuang
melalui
saluran
irigasi,
sehingga
mencemari
tanaman
di
subak dan
lingkungan
Poh
Manis.
Santa maupun
warga
berharap pejabat
di
kedua wilayah
ini
dapat segera
mengambil
langkah-langkah
untuk
mengatasi masalah
tersebut.
Sementara
Perbekel
Jagapati I
Gusti
Ngurah Sukerta
menyangkal
tudingan
pencemaran
tersebut.
Menurutnya,
sampah
dan
limbah tersebut
tidak
hanya datang
dari
desanya, namun
juga
kiriman dari
desa-desa lain
di
daerah hulu.
''Letak
Jagapati
di
hilir yang membuat
kesan
seolah-olah sampah
dan
limbah hanya
berasal
dari
desa tersebut,''
jelasnya.
Sebenarnya,
pembinaan
dari
instansi terkait
seperti DKP,
Bapedalda
dan
Peternakan sudah
dilaksanakan.
Pencemaran
limbah
antarkedua
wilayah
ini
juga ditemukan
di
Subak Pakel,
Peguyangan,
Denpasar.
Warga
subak
setempat mengeluhkan
pencemaran
sampah
dan
limbah hasil
pemotongan
hewan
dari Banjar
Uma
Anyar, Badung.
Perbekel
Dharmasaba I Made
Rudia
mengakui di
wilayahnya
terdapat
tempat
pemotongan
hewan
dan di
bagian
timur
ada peternakan.
Pihaknya
telah
menyarankan kepada
penjagal agar
membuat
penampungan
limbah.
Masyarakat
pun sudah
membuat
pembuangan
sampah,
sementara
untuk
selanjutnya diangkut
oleh
kendaraan pengangkut
sampah.
''Masyarakat
bahkan
dikenakan
retribusi
kebersihan
tiap
bulan,'' ungkapnya.
Menurutnya,
kemungkinan
ada
pihak lain yang juga
membuang
sampah
di
sekitar tempat
itu.
Sudikerta
dan
Rai Mantra menjanjikan
segera
akan
menangani
masalah
itu.
Penanganan
akan
dilakukan
bersama
sehingga
hubungan
baik
masyarakat di
kedua
wilayah tetap
terbina.
(031)