kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Wage, 29 September 2005

 Bali


Warga
Perbatasan Keluhkan Limbah
  * Sudikerta-Rai Mantra Turun

Denpasar (Bali Post) -
Warga
Poh Manis, Penatih dan Subak Pakel, Peguyangan, Denpasar mengeluhkan pencemaran sampah dan limbah kiriman dari Jagapati dan Dharmasaba yang notabene berada di wilayah Badung. Mengantisipasi melebarnya masalah, Wabup Badung Sudikerta dan Wakil Wali Kota Denpasar Rai Mantra, Rabu (28/9) kemarin, langsung turun melakukan pengecekan.

Kades Penatih I Wayan Santa saat menerima kedua pejabat mengatakan pencemaran sampah dan limbah kotoran babi dari Desa Jagapati telah berlangsung lama. Sampah dan kotoran babi tersebut dibuang melalui saluran irigasi, sehingga mencemari tanaman di subak dan lingkungan Poh Manis.

Santa maupun warga berharap pejabat di kedua wilayah ini dapat segera mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah tersebut. Sementara Perbekel Jagapati I Gusti Ngurah Sukerta menyangkal tudingan pencemaran tersebut. Menurutnya, sampah dan limbah tersebut tidak hanya datang dari desanya, namun juga kiriman dari desa-desa lain di daerah hulu.

''Letak Jagapati di hilir yang membuat kesan seolah-olah sampah dan limbah hanya berasal dari desa tersebut,'' jelasnya.

Sebenarnya, pembinaan dari instansi terkait seperti DKP, Bapedalda dan Peternakan sudah dilaksanakan. Pencemaran limbah antarkedua wilayah ini juga ditemukan di Subak Pakel, Peguyangan, Denpasar. Warga subak setempat mengeluhkan pencemaran sampah dan limbah hasil pemotongan hewan dari Banjar Uma Anyar, Badung.

Perbekel Dharmasaba I Made Rudia mengakui di wilayahnya terdapat tempat pemotongan hewan dan di bagian timur ada peternakan. Pihaknya telah menyarankan kepada penjagal agar membuat penampungan limbah. Masyarakat pun sudah membuat pembuangan sampah, sementara untuk selanjutnya diangkut oleh kendaraan pengangkut sampah. ''Masyarakat bahkan dikenakan retribusi kebersihan tiap bulan,'' ungkapnya. Menurutnya, kemungkinan ada pihak lain yang juga membuang sampah di sekitar tempat itu.

Sudikerta dan Rai Mantra menjanjikan segera akan menangani masalah itu. Penanganan akan dilakukan bersama sehingga hubungan baik masyarakat di kedua wilayah tetap terbina. (031)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)