Ada Apa di SMPN 10 Denpasar?
Acara rapat yang dihadiri oleh
pihak pengelola sekolah (Kepsek SMPN 10 Drs. I Kt.
Sartono, M.Sc.), pengurus komite (Ketua Komite Ir.
Joniada Pagehgiri, M.M.) dengan para orangtua
siswa sepakat memutuskan dalam rapat tersebut
bahwa pihak pengelola sekolah dan pengurus komite
SMPN 10 Denpasar agar membuat, memperbaiki laporan
pertanggungjawaban kas komite tahun pelajaran
2004-2005. Mengapa bisa ada keputusan demikian?
Berdasarkan temuan yang ada,
ditambah informasi dari beberapa orang guru dan
pegawai yang bertugas di SMPN 10 Denpasar,
ternyata banyak sekali pos-pos pengeluaran yang
dicantumkan di pertanggungjawaban kas komite tidak
sesuai dengan kenyataan.
Dari jumlah dana yang tersedia Rp
565.761.340, ada sisa dana kurang lagi Rp
18.049.135 sehingga total pengeluaran kas komite
untuk tahun pelajaran 2004-2005 sebanyak Rp
583.810.475. Sungguh dana yang besar untuk
mengelola 16 kelas.
Sesuai dengan hasil rapat, kami
orangtua siswa minta agar Bapak-bapak secepatnya
membuat laporan pertanggungjawaban yang sesuai
dengan kenyataan yang terjadi, ditambah rincian
pengeluarannya, serta bukti fisik penunjang berupa
nota atau kuitansi. Kami juga ingin bertanya ada
beberapa pos pemasukan dana yang sebetulnya dapat
meringankan beban orangtua siswa, mengapa tidak
tercantum di pertanggungjawaban? Pemerintah
berencana membantu dengan pengadaan BOS, lalu
mengapa ada lagi surat edaran agar orangtua siswa
membayar dana sukarela?
Saya sebagai orangtua murid memohon
yang terhormat Bapak Wali Kota Denpasar dengan
jajaran yang terkait dengan pendidikan menunjukkan
kepedulian terhadap keadaan yang terjadi di SMPN
10 Denpasar.
Orangtua murid,
I Gst. AG. Putu Gede Sanjaya
Jl. Suradipa 1 Denpasar