kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Umanis, 1 September 2005

 Mancanegara


Setelah
Lecehkan Wanita Asia--
Politisi
Australia Coba Bunuh Diri  

Sydney-
Media "kejam" Australia dan kaum politisi "tanpa maaf" saling menyalahkan satu sama lain Rabu (31/8) kemarin setelah adanya usaha bunuh diri oleh seorang pemimpin politik yang sudah kehilangan muka.

John Brogden (36) yang mengundurkan diri dari pemimpin negara bagian New South Wales dan anggota Partai Liberal pimpinan Perdana Menteri John Howard Senin lalu, ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri di dalam kantornya di Sydney Selasa malam. Polisi mengatakan pria ini ditemukan dalam keadaan terluka akibat penyiksaan diri.

Brogden mengundurkan diri setelah tersiarnya berita di mana ia menyebut seorang istri asal Malaysia dari mantan perdana menteri New South Wales Bob Carr sebagai seorang "pengantin kiriman pos", mencubit bokong dua wartawati dalam pesta penuh alkohol.

Percobaan bunuh diri politisi kelas kakap ini terjadi setelah sebuah harian Sydney, Daily Telegraph, menyiapkan untuk mempublikasikan lebih banyak tuduhan mengenai tindakan tak pantas lainnya terhadap beberapa orang wanita di kantornya dan beberapa wartawati lainnya.

Beberapa politisi terkenal kemudian segera menyalahkan media karena terlaku menekan Brogden hingga merasa begitu bersalah, namun Daily Telegraph membalasnya dengan menyatakan jika informasi mengenai perilakunya datang dari partainya sendiri Partai Liberal.

Kolega senior partai dan menteri kesehatan Tony Abbot sebelumnya menolak bahwa ada kampanye terselubung yang bertujuan melawan Brogden, namun ia menambahkan "Kami memiliki sebuah budaya keras di sini. Kaum politisi saling tak mau memaafkan, media yang tak menaruh rasa kasihan, kejam, tidak sensitif dan sesungguhnya publik di sini sangat main hakim sendiri." (ton/afp)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)