Duel, Perut
Ditusuk
Pisau Lipat
Gara-gara
Uang
Seribu...
Singaraja
(Bali Post) -
Gara-gara
uang Rp
1.000, Komang
Adiana (25) --
warga
Jalan Pulau
Sumatera,
Kampung
Baru, Singaraja --
nekat duel
dengan
Ketut Sudarma,
warga
asal Abang,
Karangasem yang
juga
tinggal di
Jalan
Pulau Sumatera.
Akibatnya,
Komang
Adiana harus
terbaring
di
ruang IRD RSUD Buleleng
dengan
perut luka
serius
setelah ditusuk
lawannya
dengan
pisau lipat.
Aksi
duel itu
terjadi
Rabu (31/8) kemarin
sekitar
pukul 14.00 di
Stadion Mayor
Metra
Singaraja.
Peristiwa
itu
diawali masalah
pembagian
upah.
Informasi
yang dikumpulkan
menyebutkan,
Adiana
dan Sudarma
sama-sama
berprofesi
sebagai
buruh menurunkan
babi.
Dua
orang
itu bersama
rekan-rekannya
bekerja
menurunkan babi-babi
dari
atas mobil
ke
lokasi yang dituju.
Kebetulan
pada
saat itu
Adiana
dan Sudarma
dan
satu temannya
mendapat
upah
sebanyak Rp 25
ribu
untuk tiga
orang.
Setelah
dibagi
tiga, masing-masing
orang
mendapatkan bagian
Rp 8.000.
Yang menjadi
masalah
kemudian adalah
sisa
uang sebesar
Rp 1.000.
Untuk
membagi
uang itulah
terjadi
kesalahapahaman yang
berbuntut duel berdarah.
Kapolsektif
Kota Singaraja AKP
Nyoman
Sebudi sizin
Kapolres
Buleleng AKBP Drs. I
Wayan
Sukawinaya, M.Si.
mengatakan
setelah
menerima laporan
tentang
peristiwa itu
pihaknya
langsung
membekuk
pelaku
dan membawa
korban
ke RSUD Buleleng.
Di
ruang IRD,
kondisi
korban Adiana
tampak
lemas.
Menurut
petugas
rumah sakit,
lebar
luka tusukan
di
perut korban
sekitar 2 cm,
namun
kedalamannya masih
belum
diketahui.
Sementara
itu,
Sudarma yang menjalani
pemeriksaan
di
Mapolsektif Kota Singaraja
mengakui
perbutannya
menusuk
korban setelah
terjadi
perkelahian di
Stadion Mayor
Metra.
Sudarma
mengaku
dirinya ditantang
lebih
dulu saat
berpapasan
di
jalan.
Tetapi
tantangan
itu
sempat ditolaknya.
Namun
beberapa
saat
kemudian, Sudarma
mengaku
kembali bertemu
korban
dan ditantang
lagi
untuk duel di
Stadion Mayor
Metra.
"Saya
ditandang
duluan.
Saya
sempat
kena pukulan
di
kepala bagian
kiri
dan kanan.
Dan, saat
itulah
saya keluarkan
korek yang
juga
berisi pisau
dan
menusuknya," katanya.
(kmb15)