kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Umanis, 1 September 2005

 Bali


Tower akan Dikelola Daerah
 

Denpasar (Bali Post) -
Puluhan
tower di Badung dalam waktu dekat akan ditata bahkan tidak tertutup kemungkinan nantinya akan dikelola Pemkab Badung. Upaya itu selain untuk penataan lingkungan serta pengamanan aturan, juga dipandang strategis dari sisi ekonomi.

Menurut anggota Komisi A Drs. Nyoman Sujastra usai rapat membahas masalah pembangunan tower, Rabu (31/8) kemarin, keberadaan puluhan tower saat ini belum tertata dengan baik -- dari sisi lingkungan dan aturan. Bahkan belum lama ini pemkab sempat memperingati salah satu perusahaan yang membangun tower tanpa izin.

Untuk langkah-langkah ke depan, tambahnya, pemkab dinilai perlu melakukan penataan agar keberadaan bangunan ini memberi kontribusi yang lebih baik. Saat ini, pemasukan dari bangunan komersial ini sangat kecil, padahal potensinya besar.

Bersama pihak terkait di Badung, Dewan kini tengah menjajaki kemungkinan membangun tower yang nantinya bisa digunakan pihak swasta dengan sistem sewa. ''Kita akan mempelajari soal ini ke Batam yang sudah menerapkan sistem ini dengan baik,'' jelas Sujastra.

Dikatakan, berdasarkan informasi dari Batam, pengelolaan tower di kawasan otorita itu dilakukan pemerintah setempat. Swasta tinggal memanfaatkannya. Dari sistem ini bukan saja penataan kawasan bisa lebih bagus, juga ada sinergi yang saling menguntungkan.

Menurut Ketua Fraksi Bersatu DPRD Badung itu, bila rencana itu bisa segera direalisasikan akan besar manfaat yang didapat. ''Pemasukan dari sewa tower ini bisa milyaran rupiah setahunnya,'' jelasnya. Prediksi itu dipandang realistis mengingat banyaknya bangunan tower yang ada serta yang akan dibangun pihak swasta di daerah ini.

Saat ini saja sekitar 60 tower sudah dibangun swasta. Nantinya dengan sistem baru itu, pemkab akan membangun tower dalam jumlah tertentu dengan ukuran maksimal sehingga bisa memenuhi kebutuhan swasta yang memakainya. ''Dengan anggaran yang dimiliki daerah, pembangunan tower tak terlalu sulit diwujudkan,'' jelasnya. (031)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)