Ratmadi
Bertemu
Gubernur, Tolak
Geothermal
Denpasar
(Bali Post) -
Sikap
Fraksi PDI
Perjuangan DPRD Bali yang
dilontarkan
pada
pemandangan umum
terhadap
perubahan APBD Bali 2005
seputar
penolakan proyek
geothermal Bedugul,
mendapat
dukungan
Ketua DPD PDI
Perjuangan Bali AA
Ngurah
Oka Ratmadi, S.H.
Ditemui
seusai
bertemu Gubernur Bali
Drs. Dewa Made
Beratha,
Rabu (31/8)
kemarin
di ruang
kerjanya,
Ratmadi
menegaskan bahwa
komitmen
fraksinya
di
Dewan menolak
geothermal, sudah
didasarkan
pada
kajian atas
nilai-nilai
budaya, agama
serta
kearifan lokal
masyarakat Bali.
''Pandangan
fraksi
kami sudah
sangat pas,
karena
komitmen PDI-P Bali sejak
awal
memang menjunjung
tinggi
nilai-nilai agama, budaya
dan moral
masyarakat Bali,''
ucapnya
didampingi Sekretarisnya
Nyoman
Parta, S.H. dan
sejumlah
pengurus.
Tampak
di antaranya
Wakil
Ketua Nengah
Arnawa,
S.Sos.,
Kesuma
Kelakan, Adenan,
S.E., Bendahara Tama
Tenaya,
S.Sos.
Pertemuan
dengan
Gubernur itu
bersifat
tertutup.
Dari Gubernur Bali,
Ratmadi
mengaku mendapat
gambaran
mengenai
kronologis
proyek geothermal
tersebut.
Dikatakan,
proyek yang
telah
disetujui oleh DPRD
Bali tahun 1993
baru
sebatas uji
coba
eksplorasi.
Atas
dasar
itu dilakukan
kelayakan
proyek
tersebut.
Terhadap
permohonan
izin
perluasan areal
eksplorasi,
pihaknya
juga
mendapat gambaran
bahwa
Gubernur Bali menolak
perluasan
lahan
untuk eksplorasi
proyek
tersebut dari
semula 26
hektar
menjadi dua kali
lipat.
Kata
Ratmadi,
pihaknya
dapat
memahami alasan
penolakan
Gubernur Bali
mengingat Bali
adalah
sebuah pulau
kecil yang
mesti
tetap dijaga
kelestarian
lingkungannya.
Pada
saat
itu, Gubernur Bali
menyampaikan
kepada
pengurus PDI-P bahwa
pihaknya
masih
menghimpun lebih
banyak
masukan dari
masyarakat
untuk
mengkaji Amdal
geothermal dari
segala
aspek.
Bendahara
PDI-P Bali Tama Tenaya,
S.Sos.
mengatakan
kehadiran
pengurus
bertemu
dengan Gubernur
Dewa
Beratha juga
untuk
mengundangnya selaku
kader PDI-P
pada
pertemuan 2 September
mendatang di Hotel
Nikki Denpasar.
Pada
pertemuan
tersebut
juga
diundang anggota DPR-RI,
fraksi DPRD
propinsi
dan
kabupaten se-Bali.
Pada saat
itu
akan
dibicarakan
sejumlah
persoalan
aktual
berkaitan dengan
Bali. Parta
menolak
memberikan penjelasan
seputar
dukungan moral maupun
material Gubernur Bali
Dewa
Beratha kepada PDI-P.
''Ya,
kami
tak ada
membahas
persoalan
itu,''
elaknya. (029)