kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Umanis, 1 September 2005

 Bali


Ratmadi
Bertemu Gubernur, Tolak Geothermal 

Denpasar (Bali Post) -
Sikap
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali yang dilontarkan pada pemandangan umum terhadap perubahan APBD Bali 2005 seputar penolakan proyek geothermal Bedugul, mendapat dukungan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali AA Ngurah Oka Ratmadi, S.H.

Ditemui seusai bertemu Gubernur Bali Drs. Dewa Made Beratha, Rabu (31/8) kemarin di ruang kerjanya, Ratmadi menegaskan bahwa komitmen fraksinya di Dewan menolak geothermal, sudah didasarkan pada kajian atas nilai-nilai budaya, agama serta kearifan lokal masyarakat Bali.

''Pandangan fraksi kami sudah sangat pas, karena komitmen PDI-P Bali sejak awal memang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, budaya dan moral masyarakat Bali,'' ucapnya didampingi Sekretarisnya Nyoman Parta, S.H. dan sejumlah pengurus. Tampak di antaranya Wakil Ketua Nengah Arnawa, S.Sos., Kesuma Kelakan, Adenan, S.E., Bendahara Tama Tenaya, S.Sos. Pertemuan dengan Gubernur itu bersifat tertutup.

Dari Gubernur Bali, Ratmadi mengaku mendapat gambaran mengenai kronologis proyek geothermal tersebut. Dikatakan, proyek yang telah disetujui oleh DPRD Bali tahun 1993 baru sebatas uji coba eksplorasi. Atas dasar itu dilakukan kelayakan proyek tersebut.

Terhadap permohonan izin perluasan areal eksplorasi, pihaknya juga mendapat gambaran bahwa Gubernur Bali menolak perluasan lahan untuk eksplorasi proyek tersebut dari semula 26 hektar menjadi dua kali lipat.

Kata Ratmadi, pihaknya dapat memahami alasan penolakan Gubernur Bali mengingat Bali adalah sebuah pulau kecil yang mesti tetap dijaga kelestarian lingkungannya. Pada saat itu, Gubernur Bali menyampaikan kepada pengurus PDI-P bahwa pihaknya masih menghimpun lebih banyak masukan dari masyarakat untuk mengkaji Amdal geothermal dari segala aspek.

Bendahara PDI-P Bali Tama Tenaya, S.Sos. mengatakan kehadiran pengurus bertemu dengan Gubernur Dewa Beratha juga untuk mengundangnya selaku kader PDI-P pada pertemuan 2 September mendatang di Hotel Nikki Denpasar. Pada pertemuan tersebut juga diundang anggota DPR-RI, fraksi DPRD propinsi dan kabupaten se-Bali. Pada saat itu akan dibicarakan sejumlah persoalan aktual berkaitan dengan Bali. Parta menolak memberikan penjelasan seputar dukungan moral maupun material Gubernur Bali Dewa Beratha kepada PDI-P. ''Ya, kami tak ada membahas persoalan itu,'' elaknya. (029)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)