kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Kliwon, 31 Agustus 2005

 Nusantara


Presiden Akui sangat Berat

Jakarta (Bali Post) -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta masyarakat tetap tenang. Bahkan, semua pihak diharapkan tidak memunculkan pandangan yang keliru dan tidak benar mengenai permasalahan ekonomi yang terjadi sekarang ini. ''Kondisi atau situasi ekonomi saat ini jelas berbeda dengan krisis ekonomi 1998. Ini penting, jangan sampai saudara-saudara di seluruh Tanah Air memiliki persepsi seolah-olah sama dengan kondisi lalu,'' pesan Presiden saat memberikan pernyataan pers sehubungan melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS, Selasa (30/8) kemarin.  

Memang, kata Presiden, masalah ini tidak bisa dianggap remeh. Karena itu, pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter melakukan sinkronisasi kebijakan untuk mengatasi masalah ini secara serius dan tegas. ''Malam ini dan besok pagi akan berlangsung rapat-rapat koordinasi. Saya akan pimpin langsung. Diharapkan besok malam solusi kongkret bisa disampaikan. Saya minta dukungannya,'' pinta Kepala Negara. 

Diakuinya, kondisi perekonomian tahun pertama pemerintahannya dirasakan sangat berat. Hal ini disebabkan dua hal, pertama tingginya harga minyak dunia yang sekaligus berakibat tingginya harga BBM. Kedua, terjadinya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang cukup tajam. Meski cukup sulit, bukan berarti tidak ada jalan keluar atau solusinya.

''Selama tiga hari terakhir, saya menerima banyak masukan dari pihak-pihak yang berkompeten, seperti mantan menteri perekonomian, mantan gubernur BI, pengamat ekonomi, serta lembaga ekonomi dari dalam dan luar negeri. Mereka merekomendasikan perlunya segera diambil solusi kongkret yang mendasar. Langkah itu sedang kita godok. Dan, akan saya sampaikan kepada publik,'' tegasnya serius.

 

Menurutnya, langkah yang akan diambil pemerintah akan mengimbangi kebijakan yang dikeluarkan BI. Pemerintah, dengan langkah itu akan menjalankan fungsinya, mengamankan kondisi fiskal. ''BI hari ini telah mengeluarkan sejumlah langkah kebijakan, paket solusi. Harapan saya, ini dapat memecahkan masalah pada batas-batas atau tingkat tertentu,'' kata Presiden.

 

Sementara pemerintah sesuai porsinya akan mengimbangi dengan mengambil langkah-langkah menjamin keberlangsungan fiskal dan perkembangan makro ekonomi. ''Meski keadaannya sulit, namun tetap dapat kita kelola dengan baik,'' sambungnya. (034)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)