kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Wage, 30 Agustus 2005

 IPTEK


Memilih
Kartu Memori untuk Ponsel

Kartu memori menawarkan keleluasaan bagi pengguna ponsel, karena kapasitasnya bervariasi dari 16 megabyte (MB) hingga 1 gigabyte (GB). Namun, diperlukan kecermatan dalam mengelola data atau file yang tersimpan di dalam memori eksternal ponsel ini. Selain memori internal, beberapa merek dan seri ponsel juga menyediakan slot untuk memori tambahan alias memori eksternal, yang sering dikenal dengan kartu memori. Ini dimaksudkan untuk melengkapi kapasitas memori internal yang relatif terbatas.  

=========================================================== 

Ponsel yang memiliki slot kartu memori eksternal biasanya masuk kelompok ponsel kelas atas, ponsel pintar, dan beberapa ponsel kelas menengah. Beberapa ponsel yang mempunyai slot kartu memori antara lain XDA O2, Sony Ericsson P900, Nokia 9210i, Nokia 6600, Nokia N-Gage, Nokia 3650, dan Nokia 3660.

 

Tentunya masih ada beberapa seri ponsel di luar merek ponsel di atas yang memiliki slot kartu memori. Ini biasanya disebutkan dalam buku manual setiap kita membeli ponsel.

 

Nah, kartu memori apa saja yang bisa ditanamkan pada ponsel yang mempunyai slot memori? Sekadar informasi saat ini setidaknya ada tiga jenis kartu memori, yaitu kartu Compact Flash, SD (Secure Digital), dan MMC (Multimedia Card). Kartu Compact Flash biasanya hanya digunakan untuk produk kamera digital profesional atau semiprofesional. Sementara kartu lainnya, SD dan MMC, biasanya tertanam dalam produk kamera digital saku, camcorder, PDA, dan ponsel. Karena barisan gadget inilah yang biasanya menyimpan file gambar diam ataupun bergerak serta musik dalam format MP3.

 

Terdapat beberapa merek kartu memori, baik jenis SD maupun MMC dengan harga yang juga bervariasi. Merek untuk MMC antara lain Visipro, Kingstone, Invinion dan ATP. Sedangkan di barisan kartu SD ada Sandisk, Visipro dan Kingstone. Kapasitasnya pun beragam, mulai dari 16 megabyte (MB), 64MB, 128MB, 256MB, 512MB, dan 1 gigabyte (GB) alias 1.000 MB.

 

Menurut Dewi, salah seorang customer service di sebuah counter seluler di pertokoan Roxy Mas Jakarta, untuk produk ponsel, kartu SD biasanya hanya digunakan untuk XDA O2 atau PDA phone. "Sedangkan ponsel lainnya memakai kartu memori jenis Multi Media Card atau MMC," tuturnya kepada Digit@l.

 

Produk ponsel yang mempunyai slot untuk kartu memori SD masih sebatas PDA phone, seperti XDA O2. Maklum, karena PDA phone ini biasanya menuntut kapasitas memori yang lebih besar dan memori SD sanggup memberikan kapasitas memori besar, seperti 512 megabyte (MB) dan 1 gigabyte (GB). Sedangkan ponsel lainnya menggunakan MMC sebagai media penyimpanan eksternalnya.

 

Dewi menuturkan, saat ini pengguna ponsel belum mengerti benar tentang bagaimana mengisi kartu memorinya dengan berbagai macam software dan fitur. Setelah membeli kartu SD atau MMC, mereka biasanya langsung minta di-install-kan sampai penuh dengan aneka software dan fitur.

 

''Biasanya konsumen langsung minta di-install-kan aneka software sampai penuh setelah membeli kartu memori di counter kami. Karena layanan seperti itu bisa dalam bentuk paket dengan nilai harga yang bervariasi, tergantung kapasitas dari kartu memorinya,'' ujarnya. Bagi pembaca yang sudah terbiasa ''bermain'' dengan kartu memori ponsel, cerita Dewi, itu mungkin bukan barang baru lagi.

 

Terlepas dari hal tersebut, kehadiran kartu memori ini mulai terasa jika memori internal ponsel tidak sanggup lagi menampung aneka data atau fitur multimedia. Nah, yang biasanya boros memakan kapling memori internal adalah koleksi nada dering download, game hasil download, wallpaper, foto serta video jepretan ponsel kamera maupun hasil download. Pokoknya semua file berbentuk multimedia, baik yang dibuat sendiri maupun yang di-download.

 

Bagi pembaca yang ingin mendandani ponsel dengan kartu memori -- karena kapasitas memori internal ponsel anda sudah ''mentok'' -- maka tidak ada salahnya mencoba untuk berakrab ria dengan kartu memori.

 

Mahal enggak sih? Jawabannya memang relatif. Tetapi dengan mengeluarkan kocek Rp 100.000-an anda sudah bisa membawa pulang kartu memori 16 MB. Lumayan sih kapasitasnya. Sekadar perbandingan, satu disket floppy komputer kapasitasnya adalah 1,4 MB. Jadi, satu kartu memori MMC 16 MB setara dengan 11 disket komputer.

 

Kalau mau yang paling mahal ya... beli kartu SD berkapasitas 1 GB seharga Rp 3 jutaan, tetapi kartu ini hanya khusus untuk PDA phone XDA O2. Nah, kalau berburu kartu memori ponsel ke sentra penjualan ponsel, maka biasanya anda akan ditawari paket install aplikasi atau software. Mereka biasanya mengenakan biaya tambahan untuk jasa instalasi itu. Besarnya biaya install sangat relatif, berkisar Rp 100.000 hingga Rp 200.000-an, sesuai dengan isi paket install yang diinginkan.

 

Paket install kartu memori ini biasanya mencakup software, gambar, game, atau ringtone. Salah satu contoh software yang sempat menjadi primadona adalah menu bahasa Indonesia dan pengusir nyamuk.

 

Penasaran? Cobalah anda sempatkan waktu untuk menyambangi sentra ponsel terdekat dan berkonsultasi dengan toko ponsel sebelum memutuskan untuk membeli dan sekaligus menginstalasi kartu memori ponsel. (net, berbagai sumber)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)