Gerakan
PIN Melahirkan SDM
Sehat
Pada
30 Agustus
hari
ini dan 29 September
2005 mendatang,
pemerintah
memprogramkan
gerakan
Pekan Imunisasi
Nasional (PIN).
Gerakan
ini positif,
mengingatkan
para
orangtua untuk
imunisasi
anak-anaknya, agar
tumbuh
sehat dan
segar,
baik
secara fisik,
psikis, mental
dan
sosial.
Gerakan
ini
dapat dipahami
sebagai
gerakan peduli
bangsa.
Sebagai
gerakan moral
untuk
anak-anak Indonesia, maka
pemerintah
membuka
akses pengaduan
layanan
kesehatan langsung
melalui SMS
Menkes
RI ''9611''.
Dari hasil
survai
kesehatan rumah
tangga (SKRT)
di Indonesia,
sementara
ini,
didapatkan bahwa
angka
kematian bayi
adalah 17,8
per 1000 kelahiran
hidup.
Untuk
mengurangi
hal
tersebut, puskesmas
lebih
diberdayakan untuk
pelayan
kesehatan bagi
kesejahteraan
ibu dan
anak (KIA).
Misalnya KB,
vaksinasi tetanus
toxoid (TT),
pemeriksaan status
obstetri
dan
ginekologis, penyakit
diare,
gizi buruk,
imunisasi
dan
perawatan bayi
secara
berkala.
Mekanisme
pelayanan
sebagaimana
telah
dipolakan pada
kartu
khusus yang lazim
disebut
kartu menuju
sehat (KMS),
tidak
untuk anak
saja
tetapi juga
untuk
ibu yang baru
melahirkan.
Realisasi
program kompensasi
pengurangan
subsidi (PKPS) BBM,
diharapkan
puskesmas yang
ada di
seluruh Indonesia
itu
akan
dapat
beroperasi lagi
secara normal
dan
dapat dinikmati
masyarakat.
Pemetaan
puskesmas
menjadi
harapan lanjut,
di
samping berfungsi
sebagai
layanan kesehatan
juga
berfungsi sebagai
alat
deteksi penyakit
dan
kesehatan.
Kelengkapan puskesmas
akan
dapat menekan
dan
mengurangi angka
kematian
dan
kesaktian.
Komitmen
Menkes RI
Siti
Fadilah Supari
untuk
meningkatkan kualitas
kesehatan
rakyat Indonesia
perlu
sambutan semua
pihak.
Bila
diperlukan
dapat
merevisi UU Kesehatan
No. 23 tahun 1992.
Kesehatan
adalah
aset penting
untuk
meningkatkan kualitas
manusia
Indonesia
di
segala bidang.
Karena
hanya
generasi sehat,
produktivitas
kehidupan
meningkat.
Indikasi
kesehatan
dalam
kaitannya dengan
kemajuan
bangsa,
jajaran kesehatan
sebagai
pemegang kuncinya.
Untuk
itu
diperlukan mekanisme
kerja yang
jelas
dan berkualitas
bagi
pelayanan kesehatan.
Drs. H. Imam Muhayat
Link.
Celuk
Benoa, Kuta
Selatan,
Badung