Jangan
Ada
Kemunafikan
DENGAN
adanya
instruksi
dari
Kapolri
terhadap
jajarannya
di
daerah,
mengundang
decak
kagum
masyarakat.
Tapi
benarkah
itu?
Strategi
dan
strategi
jawabannya.
Jajaran
Polda Bali
menginstruksikan
berantas
segala
kegiatan yang
berbau
judi (apa
pun bentuknya)
dan
boleh
dikatakan
berhasil.
Dalam
situasi yang
tenang
ini
tiba-tiba
ada
suatu
tempat yang
dapat
kita
katakan
tempat yang
penuh
memberikan
kedamaian,
ketenangan
bagi
tamu
asing
dan
domestik,
digerebek
oleh
aparat,
dan
apa
yang kita
saksikan
sekarang
adalah
suatu
kenyataan.
Ada
kegiatan
permainan
ketangkasan.
Kalau
istilah
modernnya
kasino.
Pemerintah
kita
mengharapkan
dan
bahkan
melarang
keeras
kegiatan
kasino
dilaksanakan
di
Indonesia.
Sanksinya
adalah
hukuman
bagi yang
melanggarnya.
Undang-undang
yang mengatur
kegiatan
ketangkasan
ada
Perdanya yang
tujuannya agar
perizinan
itu
tidak
disalahgunakan.
Benarkah
itu?
Kita sebagai
masyarakat
awam,
hanya
bisa
menonton 'sandiwara
ini,
dagelan
ini',
hanya
berharap
dan
berdoa
semoga
kita
punya
pemimpin yang
bijak
dan
kesatria.
Bali
adalah
sorganya
pariwisata
dan
memberikan PAD yang
sangat
besar
untuk Bali.
Agar
tidak terjadi
kemunafikan
dan
kekuasaan
perlu
adanya
suatu
jalinan yang
transparan
antara
pemerintah,
aparat,
dan LSM yang
mewakili
rakyat
dalam
menentukan
sikap yang
dipayungi
oleh
suatu
perundang-undangan,
sehingga
tidak
menimbulkan
dampak
negatif
terhadap
masyarakat.
Kita
tidak perlu
munafik
terhadap
kegiatan
seperti yang
namanya
botak
dan
kerennya
kasino.
Positifnya
kita
cari
apakah
memberikan
kontribusi yang
besar
untuk
Bali?
Dampak
pariwisata
meningkat
dan
tidak
menyengsarakan
rakyat?
Agar
tidak ada
dampak
negatifnya
pemerintah
Bali,
aparat
dan
jajarannya
bersama-sama
mengawasi
jalannya
kegiatan yang
telah
diberikan
izin.
IGB Hadipda
Sukarna, SH.MBA
Jl.
Palapa III/2
Tamansari
Sesetan,
Denpasar
Selatan