kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Paing, 29 Juli 2005

 Bali


DPRD Bidik Peluang Retribusi Golf

Tabanan (Bali Post) -
Upaya
DPRD Tabanan menggali sumber-sumber masukan potensial terus dipacu. Belakangan, para wakil rakyat itu membidik retribusi dari lapangan golf. Atas alasan itu -- untuk mewujudkan keinginan tersebut ke dalam perda -- anggota Dewan mengangap harus melakukan studi banding ke luar daerah.

Ketua Fraksi PDI-P DPRD Tabanan I GM Suryanta Putra alias Sena, Kamis (28/7) kemarin mengakui studi banding dimaksudkan guna menggali masukan dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk penyusunan berbagai produk perda, termasuk kemungkinan dibuatnya perda retribusi golf tersebut. ''Kami pastikan tidak ada istilah sekadar melali,'' tegasnya.

Bila rencana stubi banding tersebut terwujud, berarti dalam acara ''jalan-jalan'' anggota Dewan selama setahun massa pengabdiannya sudah berlangsung dua kali. Kenyataan itu sedikit bertentangan dengan wacana penghematan penggunaan APBD yang telah dinyatakan sebelumnya. ''Kalau acaranya memang benar ingin menimba ilmu, saya rasa wajar-wajar saja. Namun akan kurang wajar, kalau acara jalan-jalannya lebih dominan dibandingkan misi menimba ilmu,'' ujar Gede Raka, anggota masyarakat yang mengaku terus mengamati aktivitas para wakil rakyat itu.

Sebaliknya, Gede Raka mengharap agar para wakil rakyat lebih konsentrasi menuntaskan permasalahan yang tertunda, terutama penyelesaian ranperda yang sampai saat ini masih menggantung. Sementara di salah satu sisi keberadaannya sangat diharapkan masyarakat. ''Apa pun alasannya, kalau hanya dalam satu tahun baru bisa merampungkan satu perda, rasanya sangat janggal,'' katanya.

Kata Sena, tidak menutup kemungkinan untuk mendulang PAD dari sektor olah raga mewah tersebut, meski di Tabanan baru ada satu lapangan golf -- bertaraf internasional di Tanah Lot, Kediri. Kata dia, inisiatif ini diambil dari apa yang telah dilakukan Kabupaten Cianjur Jawa Barat yang juga baru memiliki satu lapangan golf, namun telah memiliki perda dan bisa berjalan baik serta mampu memberi kontribusi bagi penerimaan daerah. (015)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)