Djesna
Winada
Terpilih lagi
sebagai
Ketua PWI Bali
Denpasar
(Bali Post) -
Konferensi
Cabang (Konfercab)
Persatuan
Wartawan Indonesia (PWI)
Cabang Bali yang
berlangsung
Kamis (28/7)
kemarin
mencatat sejarah
baru
sebagai Konfercab PWI
tercepat
di Indonesia.
Sidang
penetapan
tata
tertib, pertanggungjawaban
pengurus 2000-2005
dan
pemilihan ketua
baru
hanya berlangsung
satu jam.
Pada
konfercab
kemarin,
Djesna
Winada terpilih
lagi
secara aklamasi
sebagai
ketua.
Dari 137 anggota
biasa yang
memiliki
hak
pilih yang hadir
dan
menyerahkan mandat,
74 orang
telah
memilih Djesna
Winada
untuk kembali
memimpin PWI Bali
periode 2005-2009.
Peserta
secara
aklamasi juga
memilih Made
Nariana
untuk menjadi
Ketua
Dewan Kehormatan
Daerah (DKD) PWI Bali.
Ketua
Umum PWI
Pusat Drs.
Tarman
Azzam mengakui
Konfercab PWI Bali yang
tercepat
selama
ini.
Ada
yang lebih
cepat
yakni Konfercab PWI
Maluku yang
berlangsung
hanya 30
menit.
Namun,
percepatan
dilakukan
karena
kondisi
Ambon
tak
aman akibat
adanya
gejolak di
daerah.
''Saya
akui
ini yang tercepat.
Benar
juga
kalau memang
secara
bulat memilih
calon
pemimpin, mengapa
harus
dipersulit,'' ujarnya.
Ketika
membuka
konfercab, Tarman
Azzam
mengatakan memilih
pemimpin
memang
sulit.
Di Bali
ia
mengaku
bersyukur pemilihan
berlangsung
lancar
bahkan pilkada
di
daerah ini
tanpa
tindak kekerasan.
Di lain
sisi ia
mengharapkan
anggota PWI
menjunjung
tinggi
Kode Etik
Jurnalistik.
Karena
wartawan yang beretika
menurutnya
tidak
akan
pernah
terancam jeratan
hukum.
Pers
diharapkan
tetap
mengkritisi kebijakan
pemerintah,
namun
juga harus
jujur
memuji sebagai
sikap
saling hormat
dan
menghargai.
Pada
cara
itu Tarman
Azzam
menyerahkan piagam
penghargaan
kepada
Gubernur Bali yang diwakili
Kepala
Badan Informasi
dan
Telematika Daerah
Bali Gusti
Ngurah
Gede, Pemimpin
Kelompok Media Bali Post ABG
Satria
Naradha dan
Ketua
Umum Yayasan
Kepustakaan Bung
Karno yang
juga
Ketua Yayasan
Mahendradatta,
Shri IB
Darmika WS Putra,
S.T. Ketiga
tokoh
ini dinilai
berjasa
dalam membangun
pers di
daerah.
Gubernur
Bali dalam
sambutan
tertulisnya
dibacakan
Gusti
Ngurah Gede
menekankan
pentingnya
transparansi
informasi
pada era
sekarang.
Pemprop
Bali memandang
transparansi
informasi
itu
penting untuk
menunjukkan
diri
sebagai aparat yang
bersih
dan dipercaya.
Pemprop
juga
berkepentingan menyerap
informasi
berkualitas
dari
bawah sehingga
diperlukan
wadah
seperti PWI.
Dalam
konfercab
bertajuk ''Memantapkan
Profesionalisme,
Solidaritas
dan
Soliditas PWI Cabang
Bali'' Ketua PWI
Cabang Bali
terpilih
Djesna
Winada mengungkapkan
perlunya
kerja
sama
semua
pihak untuk
memantapkan
kiprah PWI
empat
tahun ke
depan.
Ia
berjanji
akan
mendesak koperasi PWI
untuk
segera melakukan RAT,
menyelesaikan
kasus
tanah di
Pering,
selektif mengeluarkan
kartu
anggota dan
terus
melakukan konsolidasi
organisasi.
Susunan
pengurus baru
secara
lengkap
akan diumumkan
paling lambat
seminggu
setelah
konfercab. (025)