kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Umanis, 28 Juli 2005

 Ekonomi


Garuda Jajaki E-Ticketing

Jakarta (Bali Post) -
Garuda Indonesia menjajaki penggunaan sistem e-ticketing. Nantinya, calon penumpang dapat memesan tiket tanpa wujud fisik, dan cukup melalui iternet bangking. ''Kita akan upayakan sistem ini bisa diterapkan pada Maret 2006 mendatang. Melalui internet bangking, calon penumpang tidak perlu mengambil bentuk fisik tiket di kantor Garuda. Langsung ke airport saja,'' ujar Executive Vice President Sales & Marketing Garuda Indonesia Agus Priyanto kepada pers di Jakarta, Rabu (27/7) kemarin.

Menurut Agus, hal itu tidak terlepas dari tuntunan IATA bahwa seluruh maskapai industri penerbangan diharuskan memodernisasikan sistem pemesan dan informasi tiket pada 2007. Tidak hanya itu, operator penerbangan diharuskan menginformasikan secara transparan perihal jadwal, dan harga secara online. Dengan begitu, akan mengefisienkan distribusi biaya tiket yang dikeluarkan operator. ''Kita targetkan penurunan biaya dari 25 persen menjadi 15 persen,'' jelasnya.

Apakah dengan e-ticketing akan menggusur peran para agen atau biro wisata sebagai mitra Garuda ? Agus menampiknya. Menurut Agus, selama pelaku biro tersebut sudah terdaftar dari IATA, pihaknya dapat membantu memasang program sehingga tersambung secara online dengan Garuda. Namun, untuk memudahkan para calon penumpang mendapatkan tiket, pada jangka pendek ini, pihaknya menyempurnakan sistem call center dan mengupayakan melalui SMS. Mulai 1 Agustus nanti, nomor call center yang berlaku 08070-1-807807 sebagai pengganti nomor akses lama 0807-1-427832.

Sementara, guna memberikan kesempatan kepada para pelanggan agar lebih mengenal nomor akses baru tersebut, nomor akses lama masih tetap dapat digunakan untuk menghubungi Garuda Call Center hingga tanggal 31 Oktober 2005, baik untuk kepentingan reservasi maupun transaksi penerbangan Garuda. ''Kita berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan kepada pelanggan, khususnya dalam melaksanakan reservasi atau transaksi penerbangan,'' terangya seraya menambahkan, pihaknya juga menyediakan fasilitas sesuai kebutuhan pelangggan misalnya website (www. Garuda-indonesia.com) untuk memudahkan produk-produk Garuda.

Kepala Komunikasi Perusahaan Garuda Indonesia Pujobroto menambahkan, aspek pelayanan merupakan key performace indicator yang penting dalam kegiatan operasinya. Hal ini sekaligus untuk mempertegas komitmen Garuda sebagai full-service airline yang costumer driven sesuai paradigma, bisnis penerbangan merupakan industri layanan, bukan bisnis transportasi yang hanya sekadar mengangkut penumpang dari satu kota ke kota lain tanpa memperdulikan pelayanan. (kmb1)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)