kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Umanis, 28 Juli 2005

 Ekonomi


Rupiah
Stabil

Jakarta (Bali Post) -     
Nilai
tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu (27/7) kemarin, ditutup stabil di level 9.825 per dolar AS,  yang berarti tidak mengalami perubahan dibandingkan penutupan Selasa (26/7). Sejak sesi pagi, rupiah berada di kisaran 9.830/9.835 per dolar AS, melemah tipis dari posisi sebelumnya akibat penguatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang regional. Sampai saat penutupan, tidak ada sentimen positif yang berarti sehingga mampu menggerakkan rupiah. 

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) kembali menutup lelang Sertifikat Bank Indonesia (SBI) di kisaran rata-rata tertimbang tingkat diskonto untuk jangka waktu 1-bulan sebesar 8,49 persen, tidak mengalami perubahan dari posisi sebelumnya. Data BI menyebutkan, lelang tersebut berhasil menyerap dana Rp 38,02 trilyun dari target indikatif Rp 37 trilyun. Sedangkan total jumlah penawaran lelang yang masuk Rp 38,91 trilyun dengan frekuensi penawaran 161 transaksi.

Dari lantai bursa, pemodal tampak aktif melakukan transaksi beli saham, sehingga berhasil mendorong naik volume dan nilai transaksi. Namun IHSG sesi II hanya ditutup menguat tipis 0,109 poin (0,009 persen) ke level 1.178,112. Sedangkan indeks LQ45 tertekan 0,622 poin (0,239 persen) ke level 259,562. Demikian pula Jakarta Islamic Index turun 0,812 poin (0,406 persen) ke level 199,127. Penguatan indeks ini ditopang oleh aksi beli terhadap saham-saham lapis kedua dan ketiga, sedangkan saham-saham unggulan umumnya mengalami koreksi harga setelah menguat cukup signifikan.

Pemodal asing melakukan transaksi beli saham senilai Rp 526,462 milyar. Sedangkan transaksi jual Rp 338,462 milyar, sehingga terjadi net buying Rp 188 milyar, atau naik dibandingkan sebelumnya Rp 107,353 milyar. Secara keseluruhan volume saham yang berhasil berpindahtangan tercatat 2,352 milyar lembar saham senilai Rp 1,676 trilyun, dengan frekuensi 23.089 kali transaksi. Sedangkan total jenis saham yang diperdagangkan 199 saham dengan rincian 80 menguat, 69 stagnan dan 50 melemah. (kmb2)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)