Polisi
Kantongi
Identitas Bandar
Togel
* Kapolda:
Tinggal
Tangkap
Denpasar
(Bali Post) -
Polda
Bali memberi
sinyal,
tak bakal lama
lagi
ada bandar
togel
jenis TSSM yang diyakini
akan
masuk sel.
Polisi
sudah mengantongi
identitas
sasaran
operasi, di
samping
mendapat bukti
otentik
keterlibatan pengusaha
judi
asal Seririt
dalam
bisnis kupon
putih.
Apa
perintah
Kapolda Bali
Irjen
Pol. Made Mangku
Pastika
terhadap penindakan
kasus
judi?
Laporan
penangkapan
delapan
tersangka kasus
togel
di Denpasar
dan
Badung sudah
masuk
ke meja
Kapolda.
Sukses
pasukan Unit Judi
Susila
Dit.
Reskrim
Polda Bali
membongkar
jaringan
bisnis
judi kupon
putih,
diharapkan tak
hanya
di tingkat
bawah.
Polisi
harus
mampu dan
punya
nyali meringkus
bandar
judi yang terbukti
membangun
usaha
ilegal di
Bali.
''Sudah
banyak
ditangkap, namun
saya
lihat hanya
pengecer
dan
pengepul togel.
Saya
malah
tanya, bandar
judi
kapan diringkus,''
ucapnya
baru-baru ini.
Irjen
Pastika
juga telah
menerima
laporan
perkembangan kasus
judi yang
ditangani
tiap
Polres, Poltabes,
dan
Polda Bali.
Intinya,
polisi
sudah mengantongi
nama
bandar
togel TSSM yang masih
berani
bermain ''api''.
Penyidik
pun diperintahkan
untuk
tidak memberi
penangguhan
penahanan
bagi
tersangka kasus
judi.
''Bandar togel
sudah
dipegang, tinggal
tangkap.
Judi
di Bali
sudah 99 persen
habis,
lagi sedikit
saja,''
tambahnya.
Upaya
Polda Bali
menjebloskan
bandar
togel ke
sel
memang tinggal
selangkah.
Tersangka
Jero Tem yang
ditangkap
di
Seririt, Buleleng,
Selasa (26/7)
pukul 17.30,
terpaksa ''bernyanyi''
di
hadapan penyidik.
Apa
saja yang
dibeberkan
Jero Tem
terkait
pengiriman faksimil
rekapan
nomor togel TSSM?
Pihak
Polda
belum memberi
keterangan
resmi.
Informasi
di
lapangan, Jero Tem
saat
diperiksa mengaku
sebagai
suruhan bandar
togel
untuk menjemput
kiriman
faksimil dari
Denpasar.
Tersangka
menyatakan
baru
dua kali mengambil
faksimil
nomor
rekapan togel
di
Telkom Seririt.
Jero Tem
menyebut
nama
bandar
togel di
Buleleng yang
melayani
judi
kupon putih
jenis TSSM
sampai
Denpasar dan
Badung.
Polisi
pun kini
tengah
menyusun strategi
dan
operasi penangkapan
pengusaha
judi di
Seririt yang
diduga
kuat sebagai
bandar
togel.
Seperti
yang sudah
diberitakan,
keterangan
delapan
tersangka kasus
togel
membuka jalan
bagi
polisi melacak
keberadaan sang
bandar.
Pengepul
togel
di Badung yang
ditangkap
petugas
mengaku mengirim
rekapan
nomor lewat
faksimil
ke
Telkom Seririt.
Kanit
Judi Susila
Kompol
Budi Wasono
mengirim
empat
anggota untuk
melakukan
lidik
ke Buleleng.
Hasilnya,
Jero Tem
diringkus
dan
langsung digelandang
ke
Mapolda Bali.
Sebelumnya,
tim
Buser
Polda menyisir
wilayah
Mengwi Badung
dan
Sanur Denpasar,
Rabu (20/7)
lalu.
Delapan tersangka
yang diciduk
masing-masing
Ketut
Wijana alias Berut (pengepul),
Ketut
Cipta Yasa alias Bolo
(agen), Made
Sukertia, Made
Ardana,
Nyoman Mona, Wayan
Sudarta, Made Susana (pengecer),
dan
Wayan Supatra. Total
BB yang diamankan
mencapai
Rp 6,675
juta, 163
lembar
rekapan nomor, HP
(1), mesin
faksimil,
buku
syair, dan
alat-alat
tulis yang lain.
(kmb
10)