kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Umanis, 28 Juli 2005

 Bali


Menonjol
, Kasus Penganiayaan di Klungkung

Semarapura (Bali Post) -
Meski
wilayahnya terbilang kecil, ternyata Klungkung termasuk rawan tindak kriminal. Data kepolisian hingga enam bulan pertama tahun 2005, telah terjadi tindakan kriminalitas 88 kasus. Dari 21 item tindak kriminal yang tercatat, penganiayaan merupakan kasus yang paling menonjol yakni 20 kasus. Disusul kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang berada di urutan kedua dengan 18 kasus serta urutan ketiga 12 kasus adalah miras. Sedangkan item tindak kriminal lain, seperti penghinaan, pemerasan dan lainnya rata-rata terjadi 1 hingga 6 kasus.

Dari data itu, tampak juga terjadinya penurunan tindak kriminal yakni kasus melarikan gadis. Selama enam bulan pertama tahun 2005, belum terjadi kasus tersebut. Menurun tajam dibandingkan tahun 2004 terjadi sebanyak lima kasus.

Dibandingkan tahun 2004, tindak kriminal tahun 2005, ada beberapa item yang mengalami peningkatan.

Peningkatan terjadi pada kasus penganiayaan yakni 35 kasus dalam satu tahun dan curat 37 kasus serta miras yang hanya 6 kasus pada 2004. Sedangkan item lainnya, berkisar antara 1 hingga 5 kasus.

Sementara itu, kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas), hingga Juni 2005 sebanyak 13 kasus, di antaranya enam orang korban meninggal dunia. Luka berat 11 orang dan luka ringan 1 orang. Kerugian materil dari kejadian tersebut mencapai Rp 13 juta. Pada tahun 2004, lakalantas sebanyak 23 kasus dengan korban meninggal dunia 23 orang, luka berat dan luka ringan masin-masing lima kasus. Kerugian materil akibat kejadian tersebut mencapai Rp 20 juta.

Ketika dimintai konfirmasi terkait tingginya angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Klungkung, Rabu (27/7) kemarin, Pahumas Polres Klungkung AKP Nyoman Kuat seizin kapolres AKBP Marsauli Siregar mengatakan sedikitnya ada empat upaya yang digalakkan untuk menekan angka kriminalitas itu. Di antaranya, menyebar personel dan meningkatkan Babinkamtibmas ke desa-desa, patroli simpatik dan dialogis, penyuluhan ke sekolah-sekolah dan seminar-seminar tentang bahaya narkoba. ''Untuk mengurangi peredaran miras, kami telah melakukan pembinaan secara gabungan dengan pemkab melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan,'' katanya. (kmb20)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)