Anggota
Brimob
Tewas Ditusuk
Surabaya (Bali Post) -
Briptu
Agung
Wibowo (33), anggota
Brimob
Kompi XIV/A Medaeng,
Sidoarjo,
ditemukan
tewas
ditusuk.
Pelakunya
diduga
oknum TNI yang sedang
mabuk.
Kejadiannya
di
sebuah kafe
Jalan
Jemursari Surabaya, Minggu
(3/4) dini
hari.
Security kafe
Parman
mengatakan, sebelum
keributan
terjadi,
malam
itu datang
lima
orang
berambut cepak
ke kafe
itu.
Diduga
kelima
orang yang berambut
cepak
itu adalah
oknum
anggota TNI. Tidak
lama kemudian,
Agung
dan seorang
rekannya
datang
ke tempat yang
sama.
Kelima
orang yang
mabuk
itu sekitar
pukul 01.30 WIB
tiba-tiba
mengejar-ngejar
setelah
melihat Agung, yang
berlari
keluar kafe.
Namun
naas bagi
Agung,
ia
ditusuk
oleh dua
orang
dari belakang
sehingga
tersungkur
bermandikan
darah.
Agung Wibowo
kemudian
tewas
di
tempat.
Kabid
Humas
Polda Jatim
Kombes
Pol. Endro
Wardoyo
mengatakan belum
bisa
memastikan apakah
yang terlibat
perkelahian
dengan
korban adalah
oknum
anggota TNI.
Ia
mengakui
kelompok
orang yang
berambut
cepak
itu sebelumnya
melakukan
pesta
minuman keras
di kafe
itu
sehingga mabuk
berat.
Berdasarkan
laporan,
kata
Endro, ada
dua
orang yang diduga
sebagai
pelaku penusukan
terhadap
Briptu
Agung Wibowo.
Namun,
hal ini
berbeda
dengan keterangan
yang diberikan
oleh
Parman, security kafe,
yang menyebutkan
ada
lima
orang yang
diduga
terlibat dalam
kejadian
tewasnya
Agung
Wibowo.
Ia
menyatakan,
setelah
mabuk, gerombolan
itu
kemudian mencari
seseorang.
Mereka
akhirnya
mengeroyok
anggota
Brimob tersebut.
Setelah
terjadi
pengeroyokan, kemudian
korban
ditusuk sangkur
dari
belakang hingga
tewas.
''Oknum
itu
saya pikir
salah
sasaran,'' kata
Endro
Wardoyo. Saat
ini
tim
penyedik
masih
terus melakukan
penyelidikan,
siapa
sebenarnya pelaku
penusukan
tersebut.
Kalau
ada
kaitannya dengan
oknum TNI,
katanya,
sudah
pasti
akan ditindak.
Sementara
itu,
jenazah Agung
Wibowo
diotopsi di RSUD Dr.
Soetomo
sekitar pukul 10.00
WIB.
Setelah
diotopsi,
jenazah
langsung dibawa
ke
rumah duka
di Desa
Krembung
Porong,
Sidoarjo. (059)