Pascakongres,
Gilimanuk Normal
Negara (Bali Post) -
Pascakongres
PDI-P, suasana
Pelabuhan
Gilimanuk
berangsur
normal.
Tidak
terlihat
lagi
suasana
merah
di
pelabuhan.
''Situasi
berangsur-angsur
normal, walaupun
masih
ada
satu
dua
kendaraan
peserta
atau
simpatisan
kongres.
Jumat
(1/4) dan
Sabtu (2/4)
memang
lebih
ramai,''
ujar
Arizal
Bahar,
Manajer
Operasional PT
ASDP Gilimanuk,
Minggu (3/4)
kemarin.
Dari data PT ASDP
Gilimanuk,
jumlah
penumpang yang
menyeberangi
Selat Bali
sudah
lebih
dari 7
ribu
orang.
Ratusan
bus dan
kendaraan
pribadi
juga
ikut
menggunakan
jasa
penyeberangan.
Mereka
adalah
massa
PDI-P yang usai
memeriahkan
kongres
di
Sanur.
Walaupun
jumlah
penumpang
sebanyak
itu,
tidak
terjadi
antrean
di
pelabuhan.
Peserta
kongres
memang
mendapat
perlakukan
khusus.
''Mereka
diprioritaskan
nyeberang.
Kami
juga
sudah
koordinasi
dengan KP3
Gilimanuk,''
imbuh
Arizal.
Sementara
itu,
pedagang
di
seputaran
Gilimanuk
juga
ikut
kecipratan
rezeki.
Tidak
sedikit
anggota
rombongan yang
berbelanja
di
Gilimanuk.
Rata-rata
peserta
kongres
membeli 3
sampai 5
baju
khas
Bali
seperti
baju barong
dan
baju
pantai.
''Mungkin
dijadikan
oleh-oleh,''
tutur Susan,
salah
seorang
pedagang.
Serbuan
massa
PDI-P yang akan
kembali
ke
kampung
halaman
itu
tentu
saja
membuat
para
pedagang
tersenyum
lega.
Harga
baju yang
mencapai
Rp 20
ribu pun
laris
manis.
Susan juga
menambahkan
stok
baju barong
dan
baju
pantainya
menipis.
Soal
keuntungan,
warga
Gilimanuk
ini
tidak
mau
mengungkapkan.
''Pokoknya
lumayanlah,''
tandasnya.
(kmb19)