Jamu
Barito
Putra Sore Ini--
Persekaba
Imbangi
Permainan Cepat
Denpasar
(Bali Post) -
Penampilan
Barito
Putra terkenal
mengandalkan speed
dan
taktis. Akan
tetapi, Tim
Keris
bakal meladeni
permainan
cepat plus pressure,
sehingga
dipastikan
seru
laga kedua
Persekaba
saat
menjamu Barito
Putra,
Banjarmasin, Kalsel,
dalam
lanjutan kompetisi
divisi
satu wilayah II
Liga Indonesia (LI) XI/2005,
di
Stadion Samudra,
Rabu (23/3) sore
ini.
Mantan
pemain
Barito yang kini
memperkuat
Persekaba
Elisangelo de Jesus
Jardim alias Liu,
Selasa (22/3)
kemarin
menuturkan, Barito
dipastikan
bermain
cepat dan
lugas.
Bahkan,
pasokan bola dari
lini
tengah bakal
lancar
ke depan
sehingga
mengancam
pertahanan Tim
Keris.
''Kiat
meredam
permainan Barito
harus
disumbat alur
serangannya,''
tukas Liu.
Selain
itu,
tiap skuad
Persekaba yang
dekat
dengan bola dituntut
berani
melakukan pressure kepada
pemain
Barito Putra.
''Saya
kira
kalau penampilan
Persekaba
sebagaimana
menjamu
Mitra Kukar
lalu,
Persekaba mampu
menaklukkan
Barito,''
ungkapnya
seraya
menambahkan, benteng
pertahanan
Barito
kokoh karena
diperkuat
Sugeng.
Pelatih
Erenst
Pahelerang mengingatkan
anak
asuhnya agar jangan
menganggap
remeh
lawan, walaupun
baru
sukses menggebuk
Kitra
Kukar 6-0.
''Yang saya
khawatirkan,
tiap
memegang
tim
usai
menang besar,
irama
permainan pada
partai
berikutnya kurang
konsisten,''
tuturnya.
Ia
meminta
kepada Made Pasek
Wijaya
dan kawan-kawan
mampu
mengendalikan emosinya.
General Manager (GM) Made Dharma, S.H.
menambahkan,
sosok
Barito Putra
adalah
tim
tangguh.
Apalagi,
tim
asuhan
pelatih Agus
ini
mampu menahan
tuan
rumah Mojokerto
Putra
tanpa gol.
''Saya
minta
semangat juang
pemain
ditunjukkan di
lapangan
hijau,'' saran Dharma.
Sementara
kapten Made
Pasek
Wijaya bertekad
partai
kandang harus
disapu
bersih jika
Persekaba
ingin
promosi ke
divisi
utama.
''Kami
harus meraup
poin 3,
apalagi bertarung
di
depan fans setia,''
katanya.
Di mata
Pasek
Wijaya, Barito
tak
bisa diangap
enteng,
sebab
tim ini
sudah lama
menghuni
divisi
utama.
Pada
bagian lain,
Manajer Tim
Frans Sinatra
Huwae
dan pelatih
Gusti
Gazali Nur
hanya
menargetkan seri.
Mereka
berharap
tak
terjadi hujan
gol
lagi di
Stadion
Samudra.
Bagi
Frans
dan Gusti
Gazali, Liu yang
banyak
mengetahui kekuatan
Barito
tak masalah,
mengingat
pemain
Barito juga
mengenal
tipe
permainan Liu. Yang
membedakan, di
sepak bola
bukanlah
permainan
individu
tetapi
tim.
(022)