Remaja
AS Tembak
Teman
di Sekolah
Bemidji-Minnesota -
Seorang
remaja yang
masih
duduk di
bangku SMU
di
Amerika, secara
mengejutkan
melakukan
tindakan yang
mengerikan
pada
Senin (22/3) kemarin.
Dengan
menggenggam beberapa
senjata
di tangannya
ia
secara brutal
melakukan
penembakan
di area
sekolah hingga
lima
dari
teman-temannya tewas
mengenaskan.
Setelah
melakukan
aksi
tersebut
ia
kemudian
membunuh
dirinya
sendiri. Peristiwa
memilukan
ini
terjadi di
wilayah
penampungan Red Lake-Minnesota,
pihak
pemerintahan setempat
mengatakan
ini
adalah insiden
penembakan paling
buruk yang
pernah
terjadi di
lingkungan
sekolah
sejak pembunuhan
besar-besaran
di
Kolombia pada 1999
lalu.
Diantara
korban
tewas
di
sekolah lanjutan
atas Red Lake
adalah
seorang satpam
lelaki,
seorang guru wanita
dan
sedikitnya enam
murid
termasuk sang eksekutor
kata Biro
Investigasi
Federa AS (FBI).
Lusinan
orang
lainnya mengalami
luka-luka
setelah
insiden berlangsung.
Sebelum
tiba di
sekolah,
remaja
usia
belasan
tahun ini
dengan
tega menembak
mati
kakeknya yang diidentifikasi
sebagai
seorang staf veteran
polisi
bernama Daryl "Dash" Lussier
dan
pacar kakeknya yang
tinggal
di rumah
di desa
Red Lake.
"Kami
percaya
pelaku melakukan
aksinya
sendiri," kata
agen FBI McCabe.
Ia
menambahkan
semua
korban tewas
di
sekolah saat
itu
berada dalam
satu
ruangan.
Salah
seorang
korban diidentifikasi
adalah
seorang guru bernama
Neva Rogers (62), kata
harian Minneapolis
Star-Tribune.
Seorang
saksi
mata menuturkan,
remaja
ini melakukan
tembakan
berulang kali
pada
pintu ruangan
kelas
di mana
saat
itu terdapat
jejeran
murid-murid dan
gurunya yang
sedang
ketakutan.
"Ia
datang
ke sekolah
dengan
raut wajah
dingin
dan orang
pertama yang
ditembaknya
adalah
seorang penjaga
keamanan
sekolah
di
depan
pintu,"
kata Molly Miron
seorang editor
pada
harian
Bemidji
Pioneer. "Salah
seorang
murid memberi
tahu
saya, saat drama
itu
terjadi si
pelaku
mengarahkan senjatanya
pada
seorang teman
laki-lakinya
namun
beberapa detik
kemudian
ia
berubah pikiran.
Ia
kemudian
tersenyum
dan
melambaikan tangannya
lalu
menembak murid yang
lain." (ton/rtr/bbc)