kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Wage, 23 Maret 2005

 Bali


Dari Kampanye Minum Susu  --

Susu Bisa Menetralisir Racun
 

MASYARAKAT Indonesia masih banyak yang belum memasukkan minum susu sebagai kebiasaan. Jumlah susu yang dikonsumsi di Indonesia hanya berkisar 7 liter/kapita per tahun. Angka ini relatif kecil dibandingkan di Malaysia yang mencapai 20 liter/kapita per tahun. Terlebih di Amerika yang sampai 200 liter/kapita per tahunnya. Untuk di Bali sendiri belum pernah dilakukan survai mengenai perilaku mengkonsumsi susu. Tetapi memang susu bagi sebagian masyarakat masih dianggap sebagai makanan mewah.

Hal tersebut dikatakan pakar gizi dari Unud Dr. I Gde Ngurah Indraguna Pinatih, M.D., M.Sc., Selasa (22/3) kemarin dalam seminar Kampanye Minum Susu di Kantor Wali Kota Denpasar. Acara ini diadakan PT Tetra Pak Indonesia, perusahaan bidang pemrosesan dan pengemasan pangan. Hadir pula dalam acara tersebut, Communications Manager PT Tetra Pak, Lenny Pratidina dan Ricky Soebagdja sebagai duta Kampanye Minum Susu.

Lebih lanjut dijelaskan, susu dapat menetralisir racun yang masuk dalam tubuh. Pasalnya susu bisa menetralisir asam. Racun yang bersifat asam misalnya air keras bila terminum dan masuk dalam tubuh bisa ternetralisir. Itulah sebabnya bila ada orang keracunan harus minum susu sebanyak-banyaknya. Tetapi bila minum obat tidak boleh sambil minum susu. "Ada obat tertentu yang memerlukan keasaman lambung. Sementara susu yang menetralisir asam lambung bisa mengakibatkan obat tidak pecah dan tidak bisa diserap," imbuh Indraguna.

Ditambahkan, secara kesehatan susu tawar lebih baik daripada susu berasa. Banyak beredar di pasaran susu kemasan dengan rasa cokelat, strawberry dan sebagainya. "Kandungan cokelat dalam susu bisa menyebabkan alergi bagi orang tertentu, rasa manis dan gula dapat berpengaruh pula pada kesehatan gigi," ujarnya. Tetapi susu yang mempunyai rasa ini baik untuk menarik minat awal anak-anak meminum susu.

Susu bisa dijadikan makanan tambahan atau pengganti karena kelengkapan zat yang dikandungnya. Komposisi susu terdiri atas protein, vitamin A, D, E, K, B12, karbohidrat, kalsium, lemak (jenuh dan tak jenuh), besi, zinc dan sebagainya. Susu diperlukan untuk semua golongan usia. Bayi berusia 0-6 bulan memerlukan susu untuk pertumbuhan. Pada usia tersebut bayi belum bisa menyerap makanan lain sehingga sangat disarankan memberikan ASI eksklusif. Sementara anak usia 2 tahun (pra-sekolah) perlu minum susu sebagai sumber protein, kalsium dan nutrient lainnya karena anak umumnya belum mampu mengunyah dengan baik. Mereka cukup minum susu 2-3 gelas per hari. Anak usia SD memerlukan susu sebagai makanan pelengkap dan sumber kalsium untuk kebutuhan tulang. Takaran minum susu tergantung jenis aktivitas yang dilakukan, umur, jenis kelamin, berat badan ideal dan sebagainya. Bagi remaja takaran minum susu secara umum 150 cc (1-2 gelas) per hari. Orang dewasa bahkan sampai orang tua juga tetap perlu minum susu untuk menunjang aktivitas. Orang tua bahkan perlu kalsium lebih banyak karena hormon dan kemampuan mengunyah sudah jauh berkurang.

Adanya anggapan susu menyebabkan gemuk ternyata tidak benar. Minum susu justru bisa menjaga badan tetap langsing. Penyebab kegemukan salah satunya mengkonsumsi makanan lain selain susu. "Dalam banyak kasus, orang yang gemuk justru jarang minum susu tetapi minum yang lainnya," ungkap Indraguna.

Disinggung mengenai mahalnya harga kebutuhan pokok, termasuk susu sehingga daya beli masyarakat rendah, Lenny menyebutkan itu tergantung prioritas orang. Bila menyadari manfaat susu untuk kesehatan tentu akan jadi pertimbangan mengkonsumsi susu tiap hari. Ricky Soebagdja juga mengungkapkan kebiasaannya minum susu sejak kecil yang akhirnya menjadi kebiasaan hingga sekarang. Atlet bulu tangkis ini sangat merasakan manfaat mengkonsumsi susu.

Kampanye minum susu ini diadakan pertama kali di Denpasar. Selanjutnya giliran lima kota lainnya seperti Semarang, Surabaya, Medan, Yogyakarta dan Bandung. Kampanye minum susu akan dilanjutkan dengan penyelenggaraan Kejurnas Bulu Tangkis Anak-anak, 24-27 Maret mendatang di Denpasar. (ari)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)